Tes Brno: Rossi Terus Mencari Solusi, Jarvis Sebut ECU dan Sasis M1 Tidak Cocok!

Usai race yang dimenangkan Andrea Dovizioso, para pembalap langsung mengikuti tes MotoGP di sirkuit yang sama, Automotodrom Brno, Senin (6/8/2018). Tim pabrikan Yamaha hanya menurunkan Valentino Rossi, Maverick Vinales yang mengalami crash saat race Minggu nampak tidak ada dalam list, tidak ada keterangan soal absennya sang pembalap. Rossi sendiri mengatakan Yamaha butuh ‘sesuatu’ untuk naik level guna memenangi balapan, tapi tes hari itu disebutnya belum mengarah ke sana.

Valentino Rossi menunggu kemajuan hasil teknisi Yamaha untuk meningkatkan performa M1 setelah tidak menemukan hal itu di tes Brno. Tapi, Rossi menyebut kemajuan memang tidak didapatkan saat tes, Ia menemukan hal positif saat tes. Sayang, Rossi menyebut hal itu belum akan terlihat saat seri Austria mendatang.

“Itu adalah tes yang bagus karena kami memiliki kondisi yang sangat panas, sangat mirip dengan akhir pekan balapan,” kata Rossi, yang naik 51 putaran dan mengatur waktu lap tercepat ketujuh, 0,7 detik di belakang Honda Marc Marquez.

“Kami bekerja [terutama pada elektronik] untuk akselerasi, untuk sentuhan pertama throttle dan juga untuk mencoba menghemat ban untuk sebuah balapan.”

“Kami memiliki sesuatu yang kecil untuk akselerasi. Kami juga menemukan sesuatu yang sangat positif, tapi sayangnya, itu tidak akan siap untuk Austria karena kami harus menyatukan semuanya. Pada akhirnya, jika saya harus balapan sekarang, saya akan balapan dengan motor kemarin. Karena kami tidak dapat meningkatkan,” ungkap Rossi seperti dikutip dari crash.net (6/8/2018).

Rossi dan Yamaha telah 20 balapan tanpa kemenangan, terburuk setelah 1998, walaupun sang pembalap saat ini berada di posisi kedua klasemen kejuaraan. Pembalap berusia 39 tahun itu telah berulang kali mengatakan elektronik adalah masalah besar Yamaha M1. Dan hal itu telah dibenarkan Lin Jarvis.

Namun, walau sudah menemukan masalah yang mendera M1 sehingga sulit bersaing dengan Honda dan Ducati, Jarvis menyebut masalah tersebut sebenarnya sangat komplek dan tidak hanya melulu soal elektronik.

“Elektronik terintegrasi dengan desain sasis,” ungkap Jarvis.

So, apakah ini artinya Yamaha akan mulai merombak sasis M1 agar menemukan setelan yang pas dengan perangkat ECU Magneti Marelli.

Apakah Rossi frustasi dengan keadaan saat ini?

“Kamu tahu, ini seperti ini. Kami harus mencoba. Kita harus kerja. Pada akhirnya hasil kami selama musim tidak begitu buruk. Kami dekat dengan puncak. Kita perlu sesuatu yang lebih untuk membuat langkah terakhir, untuk memperjuangkan kemenangan. Tapi hari ini? Tidak!”

Advertisements

1 Comment

1 Trackback / Pingback

  1. Radikalnya Fairing Baru M1 Rossi, Pake 'Penyangga' | rideralam.com

Comments are closed.