Yamaha Minta Maaf, Rossi: “Jika Yamaha Mau, Mereka Bisa Memperbaiki Koq”

ktm indonesia

Mendapatkan hasil buruk sejak latihan Jumat, Valentino Rossi akhirnya harus gagal menembus top 10 pembalap tercepat di kombinasi latihan bebas. Harus memulai kualifikasi pertama, nyatanya Rossi tetap tidak sanggup menembus Q2 dan harus puas start dari posisi 14 di MotoGP Austria 2018. Hasil buruk membuat Yamaha meminta maaf kepada pembalapnya itu, namun Rossi punya pendapat lain.

Project leader YZR-M1, Kouji Tsuya meminta maaf kepada Rossi dan Vinales atas hasil buruk mereka di kualifikasi. Dalam pernyataannya yang dikutip dari motogp.com (11/8/2018), Tsuya menjelaskan penyebab buruknya performa YZR-M1 yakni soal penyaluran tenaga saat akselerasi yang tidak bagus.

“Hari ini sangat sulit bagi kami. Kami kesulitan dalam performa akselerasi, ini seperti penyaluran tenaga, mengatur tenaganya lebih presisi. Tapi kami tahu, trek ini menyulitkan bagi kami,” ujarnya.

Tapi, di lain kesempatan Rossi menyebut tidak penting untuk mencari alasan dalam kondisi saat ini. Menurutnya yang terpenting adalah Yamaha harus menemukan masalah dan segera membereskannya. Lebih dari sekedar minta maaf, Yamaha harus mencurahkan kemampuan dan sumber daya nya secara maksimal untuk memperbaiki masalah M1.

“Bagi saya yang penting bukan mencari alasan, yang penting adalah mereka berusaha memperbaiki masalah. Seperti yang saya katakan sebelumnya: jika Yamaha ingin, mereka memiliki potensi untuk memperbaiki masalah. Tidak mudah dalam waktu singkat tetapi kita bisa melakukannya. Lebih dari sekadar permintaan maaf, mereka harus memberi perhatian maksimal untuk memperbaiki motor,” ungkap Rossi.

Seperti yang dikatakan Tsuya, selain masalah teknis motor, sirkuit Red Bull Ring memang sangat tidak cocok dengan Yamaha. Karakter sirkuit yang cepat membutuhkan motor dengan delivery tenaga maksimal. Akselerasi menjadi penting, sialnya ini masalah utama Yamaha dua tahun terakhir. Ditambah, lay out trek Spielberg ini menjadi makanan empuk motor-motor buas macam Desmosedici dan RC213V.

Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Terpuruk di Kualifikasi Austria, Rossi: "Yamaha Pernah Menghadirkan M1 Terbaik Bagi Saya, M1 2005!" | rideralam.com

Comments are closed.