Aprilia Menyesal Pernah Merekrut Sam Lowes!

Punya nama besar di balap grand prix, Aprilia nyatanya adalah anak bau kencur di MotoGP. Tim asal Italia itu baru mentas di kelas para raja di tahun 2015, artinya tahun ini menjadi tahun keempatnya. Di musim 2017 lalu, mereka memiliki dua pembalap Aleix Espargaro dan Sam Lowes. Nama terakhir adalah rookie yang digadang-gadang bisa mengangkat performa RS-GP. Tapi, kenyataannya petinggi Aprilia justru harus menyesali keputusannya merekrut pembalap Inggris itu.

Adalah Manajer Balap, Romano Albesiano yang menyebut keputusan merekrut Lowes adalah kesalahan. Albesiano menganggap Aprilia telah melebih-lebihkan dalam memilih Lowes. Ia berpendapat seharusnya saat itu tim mempertahankan salah satu dari Alvaro Bautista dan Stefan Bradl (skuad 2016) untuk mendampingi rekrutan baru, Aleix Espargaro di tahun 2017.

“Saya akui dari sudut pandang ini (mencoret Bradl dan Bautista) merupakan kesalahan,” ungkap Albesiano kepada gazzetta.it (18/8/2018).

Akhirnya semua tahu hasil akhir perjalanan Lowes di Aprilia. Di championship posisi Lowes berada di peringkat 25 dengan koleksi 5 angka hasil dari finish ke-14 di Le Mans dan ke-13 di Motegi. Posisinya bahkan kalah dari pembalap wild card macam Mika Kalilo (11 poin) dan Michele Pirro (25) yang tampil sesekali. Akhirnya Lowes hanya bertahan semusim di MotoGP dan di awal tahun ini posisinya digantikan Scott Redding.

Musim ini, performa Aprilia juga tidak bisa dibilang meningkat, bahkan cenderung menurun. Di klasemen posisi Aleix Espargaro ke-18 dengan 17 poin, sedangkan Redding ke-20 dengan 12 poin, padahal musim ini sudah memasuki seri ke-11 dari 19 seri. Klasemen konstruktor juga menempatkan Aprilia di posisi terbawah dengan 27 angka tertinggal 14 poin dari KTM di atasnya (motogp.com, 19/8/2018).

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.