Zarco Tak Lagi Kencang!

ktm indonesia

Kemana Johann Zarco? Mungkin itu yang saat ini muncul di benak sampeyan cak kalau mengikuti sepak terjang pembalap Yamaha Tech 3 itu di MotoGP musim ini. Ya, Zarco seperti hilang dari peta persaingan pembalap barisan depan seperti yang dilakukannya di awal musim. Sampai-sampai performa menurunnya ini membuat KTM kuatir.

Jika sedikit flahsback ke paruh awal musim, performa Zarco memang sangat meyakinkan. Empat seri pertama diselesaikannya dengan dua kali naik podium, dua-duanya runner up yakni di Argentina dan Jerez. Dua pembalap pabrikan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, tak ada yang bisa menyamai capaiannya. Zarco seolah mengirimkan sinyal calon penantang serius titel juara musim ini kepada para rivalnya.

Tapi, hanya 4 seri saja performa menawan Zarco. Di seri berikutnya hingga seri kesebelas di Austria, Zarco menurun. Boleh jadi, mental Zarco down saat seri kelima di Le Mans, balapan di depan pendukungnya sendiri di Prancis. Yes, di hadapan ribuan suporter yang menunggu hasil gemilang sang idola, Zarco justru terjatuh.

Praktis sejak saat itu Zarco ‘menghilang’. Ia memang masih konsisten masuk top 10, tapi sudah tidak pernah lagi bersaing untuk podium. Finish terbaiknya pasca jatuh di Le Mans adalah dua kali finish ketujuh di Catalunya dan Brno.

Menurunnya performa Zarco sempat mendapat perhatian KTM, tim yang akan dibelanya musim depan. KTM meminta Zarco untuk kembali ke performa impresifnya. Jangan-jangan KTM akan batalkan Zarco nih hehehe… gak lah cak, tidak akan sampai sejauh itu karena mereka profesional. Tidak mungkin sembarangan membatalkan kontrak hanya gara-gara performa menurun sebelum bergabung.

Advertisements