Rossi: “Hasil Buruk Ini Baik Untuk Menilai Yamaha”

ktm indonesia

Jelang pertarungan keduabelas musim ini di Silverstone (26/8/2018), Yamaha tengah dibayangi rekor buruk tahun 1997-1998, tahun dimana pabrikan garputala itu membukukan 22 kali bertarung tanpa kemenangan di balap grand prix. Ya, sejak kemenangan di Assen tahun lalu, Valentino Rossi dan Maverick Vinales telah 21 kali gagal merebut podium tertinggi. Tapi, bagi Rossi torehan buruk Yamaha musim ini bisa dijadikan acuan seberapa besar ambisi timnya itu di kompetisi.

Valentino Rossi menganggap masalah elektronik yang melanda Yamaha tak ubahnya ujian yang dapat mengukur timnya untuk bangkit.

“Ini sangat membuat frustasi pada akhir musim jika kami tak membaik. Bagi kami, penting untuk mengetahui sejauh mana ambisi Yamaha untuk kembali menang,” ujar Rossi dalam wawancara dengan motogp.com seperti dikutip dari motorsport.com (23/8/2018).

Rossi percaya, Yamaha akan bangkit dan membalikkan keadaan jika mereka mau, syaratnya Yamaha harus mengerahkan seluruh potensinya untuk bangkit. Rossi dan Vinales sebenarnya hanya butuh motor yang kompetitif untuk bisa kembali menang, barang langka yang ditemuinya sejak musim lalu.

“Jika Yamaha mengerahkan seluruh potensinya, kami bisa memutar balik keadaan. Saya rasa kami bisa bertarung untuk kemenangan dengan motor yang lebih kompetitif,” ungkap Rossi.

Advertisements