16 Tahun ‘Mengabdi’, Alvaro Bautista Hengkang ke WSBK Tahun Depan!

Alvaro Bautista memberikan pengumuman soal masa depannya di konferensi pers jelang GP Inggris, Kamis (23/8/2018). Ia telah memutuskan untuk meninggalkan balap grand prix dan bergabung dengan world superbike mulai musim depan. Aruba.it Racing menjadi destinasi karir pembalap Spanyol itu di WSBK 2019.

Setelah 16 tahun berkecimpung di paddock GP, Bautista akhirnya mengambil langkah besar dengan meninggalkan dunia yang membesarkan namanya itu. Ini tak lain dari tidak tersedianya kursi pembalap bagi dirinya di MotoGP di tengah ‘serbuan’ rookie yang makin digemari tim-tim MotoGP. Ia akan bergabung dengan Chaz Davies di Aruba.It Racing, tim superbike-nya Ducati.

“Bagi saya musim depan akan menjadi tantangan baru karena saya akan pindah dari tempat ini setelah 16 tahun dan saya akan pindah ke World Superbike bersama tim Aruba Ducati,” ungkap Bautista kepada motogp.com (24/8/2018).

Yes, di Aruba Ducati Ia akan bahu membahu bersama Chaz Davies menunggangi Ducati Panigale V4 Superbike yang akan debut untuk format motor 1.000 cc. Masuknya Bautista dan dipertahankannya Davies berarti Aruba melepas pembalap Italia, Marco Melandri. Belum jelas kemana Melandri akan berlabuh musim depan.

Karir Grand Prix

Bautista lahir 1984 dan mengawali karir di balap Spanish 125 cc Championship tahun 2000 dan kala itu Ia bersaing dengan Casey Stoner, Jorge Lorenzo dan calon partnernya Chaz Davies. Tahun 2003 Ia mendominasi kejuaraan tersebut dan sukses mengunci titel juara.

Di tahun itu pula Bautista mendapat kesempatan debut di balap grand prix 125 cc. Tahun 2006 Bautista mencapai puncak dunia ketika sukses menjuarai kelas 125 cc dengan rekor 338 poin di akhir musim sebelum dipecahkan Joan Mir musim lalu. Tahun 2007 Ia naik kelas ke 250 cc hingga 2009 dengan rekor 8 kemenangan dan reguler naik podium. Tahun 2008 Ia finish runner up di kejuaraan tersebut di belakang mendiang Marco Simoncelli.

Dan sejak 2010 Ia resmi menjadi bagian dari sirkus besar MotoGP saat bergabung dengan Suzuki menjadi partner Loris Capirossi. Torehan terbaiknya di MotoGP terjadi tahun 2012 dan 2013 kala bergabung dengan Honda Gresini saat mengakhiri musim di posisi kelima dan keenam. Total 9 tahun karirnya di MotoGP, Bautista telah 151 melakoni start.

Bautista memiliki catatan statistik 49 kali podium Grand Prix, termasuk tiga podium di kelas premier dan 16 kemenangan di kelas 125 dan 250 cc. Tahun terbesar pembalap Spanyol itu kembali pada 2006, ketika ia dinobatkan sebagai Juara Dunia kelas 125 cc saat berusia 22 tahun.

Musim ini sejatinya Bautista tengah dalam performa terbaiknya di MotoGP. Ia rutin finish top 10 sejak MotoGP masuk seri Eropa di Jerez dan hanya sekali (Le Mans) gagal finish. Bahkan Ia finish kelima di Sachsenring lalu dimana ini merupakan capaian terbaiknya musim ini.

Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Jadwal MotoGP Inggris 2018, Ducati vs Honda Lagi? | rideralam.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.