Jarvis Akui Menolak Alex Marquez Justru Gara-Gara Sang Kakak!

ktm indonesia

Beberapa waktu lalu sempat ramai penolakan Yamaha merekrut Alex Marquez untuk memperkuat tim satelit, Petronas Yamaha. Lin Jarvis menyebut akan aneh jika pihaknya merekrut Alex, sedangkan sang kakak justru menjadi rival utama mereka saat ini.

Alex Marquez adalah juara dunia Moto3 tahun 2014 silam. Setelah cukup lama di Moto2, Ia mulai mencari kesempatan untuk naik kelas ke MotoGP. Nah, proyek baru Yamaha dengan SIC Petronas membuka peluangnya naik ke kelas para raja menyusul sang kakak.

“Memiliki satu dari pasangan kakak adik di Yamaha akan aneh, jika saudaranya adalah rival utama kami,” ungkap Jarvis dikutip dai motorsport.com (2/9/2018).

Kemudian, di Sachsenring isu itu digoreng oleh Marc dengan mengatakan kepada media bahwa sang adik akan menambah durasi ‘sekolah’ di Moto2 setahun lagi sembari menyebut di Yamaha Marquez bersaudara tidak akan diterima dengan baik.

Marc kemudian mengulangi pernyataannya tersebut di GP Inggris. Diwawancara televisi Italia, SKY, Marquez kembali menyebut soal penolakan Yamaha terhadap adiknya.

“Lin Jarvis mengatakan ia tak ingin melihat seorang Marquez dengan motor Yamaha, ia telah mengatakan kepada saya secara pribadi pada 2016. Saya menerima dan menghormati keputusannya,” tambahnya.

Namun, dikonfirmasi kepada Jarvis, manajer Movistar Yamaha itu justru mengaku belum berbicara dengan Marc dan tidak mengatakan apapun. Selain itu, kenapa Marquez tidak naik ke MotoGP, Marc menyebutnya masih belum siap. Sehingga ini menjadi pertimbangan utama Jarvis untuk tidak merekrut Alex.

“Ia tidak cukup kuat menjadi opsi Kami,” ujarnya.

Entah mana yang benar, tapi endingnya kita ketahui bersama Petronas Yamaha akhirnya merekrut Fabio Quartararo sebagai pendamping Franco Morbidelli.

 

Advertisements