Target Untuk Franco Morbidelli Di Tim Satelit Yamaha Musim Depan, Bisa Dong!

ktm indonesia

Target Untuk Franco Morbidelli Di Tim Satelit Yamaha Musim Depan! Posisi di klasemen saat ini sebenarnya tidak menggambarkan potensi seorang Franco Morbidelli, salah satu dari lima rookie yang bertarung di MotoGP tahun ini. Kapasitasnya sebagai Juara Dunia Moto2 tahun lalu membuat ekspektasi terhadap Morbi cukup tinggi, sayang justru sang rival Hafizh Syahrin yang memperoleh hasil sedikit lebih baik. Banyak yang menyebut karakter motor menjadi pembeda keduanya. Dan musim depan dirasa menjadi saat yang tepat bagi Morbi untuk melesat, lagi-lagi faktor motor menjadi alasannya.

Morbi menunggangi Honda RC213V yang memang dikenal ‘hanya cocok’ untuk Marc Marquez. Karakter RC213V yang liar, sulit dijinakkan pembalap, disinyalir membuat kemampuan Morbi tidak bisa keluar maksimal. Di sisi lain, Syahrin nampak nyaman dengan Yamaha M1 yang dikenal user friendly.

Nah, musim depan kondisinya akan terbalik. Morbi akan menunggangi M1 sedangkan Syahrin mencoba petualangan baru dengan KTM RC16. Hal itu bisa terjadi karena Morbi direkrut SIC Petronas Yamaha sebagai pembalap satelit namun dengan motor spesifikasi pabrikan, sama dengan yang digunakan Vinales dan Rossi. Sementara itu, Tech 3, tim yang menaungi Syahrin beralih menjadi tim satelit KTM.

Performa Morbi diprediksi akan melesat karena akan menaiki YZR-M1 yang dikenal punya karakter halus dan mudah dijinakkan. Razlan Razali, bos tim satelit Yamaha itu menginginkan Morbidelli berkembang pesat sebab pihaknya sudah memfasilitasi murid Rossi itu dengan motor M1 spek A. Targetpun dibebankan yakni bisa menembus 8 besar sejak free practice dan mendarat di top 10 klasemen pembalap.

“Kuharap Franco bisa sedekat mungkin ke delapan besar sejak sesi latihan, dan finis 10 besar di tabel klasemen,” tegas Razlan Razali seperti dikutip dari gridoto.com (1/9/2018).

Morbi sendiri tampak senang dengan target yang diberikan untuknya. Ia sangat antusias untuk menghadapi musim baru. Tampaknya, target itu akan dicapainya. Masuk akal, sebab ketika Syahrin datang ke MotoGP awal musim ini Ia bukanlah siapa-siapa di Moto2, tapi justru meraih hasil bagus dengan M1. Morbi yang secara skill dan kemampuan masih di atas Syahrin seharusnya bisa lebih baik.

Kita tunggu saja!

Advertisements