Tidak Lagi Dihargai, Stoner Ngambek dan Pilih Pisah Dengan Ducati!

Tidak Lagi Dihargai, Stoner Pisah Dengan Ducati! Peran seorang test rider di MotoGP adalah memberi masukan berupa data teknis, kelebihan dan kekurangan motor hingga potensi motor yang bisa diraih. Nah, bagaimana jika itu semua tidak lagi didengarkan oleh tim atau pabrikan? Casey Stoner punya jawabannya.

Bergabung sebagai test rider Ducati sejak 2016 dengan durasi 3 tahun. Artinya, akhir tahun ini menjadi tahun terakhir kontraknya.

“Casey (Stoner) telah menandatangani kontrak tiga tahun dengan kami untuk musim 2016, 2017, dan 2018. Kontrak ini habis pada akhir tahun ini. Kami berbicara tentang masa depan pada bulan September,” ujar Ciabatti, sebagaimana dikutip dari speedweek.com (9/8/2018).

Namun, dikutip dari crash.net (7/8/2018) rupanya Ducati tidak akan melanjutkan kerjasama dengan pembalap yang telah memberinya gelar juara dunia itu. Kondisi fisik menjadi alasan yang mengemuka. Cedera bahu yang dideritanya saat tampil di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Januari 2018 lalu menjadi penyebab.

Masa pemulihan 4 bulan yang diberikan tim dokter ternyata belum mengembalikan kondisi Stoner ke semula. Stoner tak dapat mengangkat atau memutar lengannya kanannya seperti yang diperlukan.

Namun, apakah memang cedera itu menjadi penyebab utama berpisahnya kedua belah pihak? Dikutip dari motorsport.com (5/9/2018), Stoner yang diwawancara harian olahraga Italia, La Gazetta dello Sport, mengungkap alasan utamanya memilih berpisah dengan Ducati.

“Saya merasa saya tidak dapat memberikan apa pun lebih dari apa yang sudah saya miliki, karena tampaknya mereka tidak menggunakan data dan umpan balik yang saya berikan kepada mereka. Saya sudah lama menyarankan perubahan yang sepertinya enggan mereka buat. Dan jika mereka tidak menggunakan data serta masukan saya, saya tidak merasa ingin mengambil risiko pengujian – karena untuk mendapatkan hasil Anda harus mendekati limit,” papar pria berusia 32 tahun itu.

Hemm… nampaknya Stoner ngambek nih dengan perlakuan Ducati. Tapi, wajar juga sih ngambek lha wong sudah capek-capek, bahkan sampai mempertaruhkan nyawa di atas motor kencang, eh ujung-ujungnya gak dipake hasil usahanya. Cape deh…

Dan kabarnya lagi, Stoner juga tidak mau hanya menjadi brand ambassador Ducati lagi. Ia ingin membantu Ducati juara dunia, lah koq hanya dijadikan pajangan poster saja hahaha… kacau nih Ducati.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.