Hukuman Beruntun Fenati Usai Tekan Tuas Rem Manzi, Jera Gak Nih?

BRNO, CZECH REPUBLIC - AUGUST 03: Romano Fenati of Italy and Marinelli Snipers Team looks on in box during the MotoGp of Czech Republic - Free Practice at Brno Circuit on August 3, 2018 in Brno, Czech Republic. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
ktm indonesia

MotoGP Misano kemarin menghasilkan dua berita utama. Kemenangan Andrea Dovizioso melanjutkan hattrick kemenangan Ducati di tiga seri terakhir serta satu lagi dari Moto2 yakni ulah konyol namun mematikan seorang Romano Fenati yang berujung sanksi bertubi-tubi kepada bekas murid Valentino Rossi itu.

Untuk kemenangan Dovi silahkan dibaca di artikel ini. Kali ini, kita bahas khusus tentang kelakuan Fenati yang sangat membahayakan pembalap lain, dalam hal ini Stefano Manzi. Seperti yang sudah sampeyan ketahui, saat tengah bertarung di trek lurus, Fenati yang mendekati Manzi kemudian secara tak terduga memencet tuas rem motor Manzi, alhasil motor sang pembalap goyang dombret gak karuan. Beruntung, Manzi tidak sampai terjatuh. Kelewatan memang si Fenati ini, 200 kpj pencet rem orang seenaknya.

Namun, pasca insiden maut itu seharusnya Fenati menyesal. Pasalnya Ia kemudian menerima nasib buruk bertubi-tubi. Pertama, Race Direction akhirnya mendiskualifikasi Fenati dari Moto2 Misano. Selain itu, Ia mendapat tambahan hukuman dilarang tampil di dua seri setelah Misano. Cukup? Belum! Oh iya, Manzi juga tak luput dari hukuman karena memprovokasi Fenati sebelum insiden itu yakni turun 6 grid dari posisi start di Moto2 Aragon mendatang.

Balik ke Fenati, setelah dipastikan tidak akan membalap di dua seri, Fenati kemudian harus menerima nasib lain Ia dipecat timnya saat ini, Marinelli Snipers untuk sisa musim 2018 ini. Artinya, Ia tidak akan bisa membalap lagi hingga musim berakhir, kecuali ada tim lain yang mau merekrutnya. Tapi, dengan ramainya kasus ini, rasanya gak bakal ada tim lain yang mau merekrut pembalap temperamen ini.

Balapan didiskualifikasi, dipecat tim, dan nasib terbaru menyebutkan Fenati juga diputus kontraknya oleh MV Agusta untuk Moto2 2019! Modiarrr…

“Selama bertahun-tahun saya menonton olahraga, saya belum pernah melihat perilaku yang berbahaya seperti ini. Seorang pembalap yang dapat bertindak seperti ini tidak pernah dapat mewakili nilai-nilai perusahaan kami, dan merek kami. Untuk alasan ini, kami tidak ingin dia menjadi pembalap dengan MV Agusta yang kembali ke kejuaraan dunia,” tegas Presiden MV Agusta, Giovanni Castiglioni seperti dikutip dari motorsport.com (10/9/2018)

Punya Histori Buruk

Romano Fenati sebenarnya pembalap berbakat yang ditemukan Valentino Rossi. Oleh karena itu, Rossi memasukkannya ke VR46 Academy. Sempat meraih hasil bagus di balapan Moto3, Fenati justru menggali kuburnya sendiri. Ia dilaporkan menyerang staff VR46 Academy sehingga dirinya harus dipecat dari akademi.

Sebelum dipecat, di musim 2015 saat masih di Moto3, Fenati juga sudah menghasilkan berita buruk. Di sebuah balapan di Argentina, Ia terekam kamera menendang sang rival, Niklas Ajo di lintasan saat keduanya melaju dalam sesi warm up.

Di tempat yang sama, Ia masih terlibat konflik dengan Ajo. Di sebuah kesempatan lain, Fenati nampak mematikan mesin motor Ajo ketika kedua rider sedang bersebelahan dalam latihan start. Ajo terlihat geram sekali dan kemudian bersusah payah mencoba menghidupkan lagi motornya.

Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Romano Fenati Minta Maaf: "Saya Bukan Seorang Pria, Saya Terprovokasi!" | | rideralam.com

Comments are closed.