Motor Bermasalah Dan Bisa Merugikan Pembalap Lain, Redding Pilih Mengalah!

Apa yang ditunjukkan Scott Redding di Misano akhir pekan lalu jauh dari kapasitasnya sebagai pembalap berbakat MotoGP. Bukan soal posisi finish ke-21 yang jadi perbincangan, namun jarak dengan sang juara Andrea Dovizioso yang dipertanyakan. Satu menit sembilan detik memisahkan RS-GP Redding dengan GP18 Dovizioso, jarak terbesar dengan pemenang balapan musim ini.

Usut punya usut, ternyata Redding mengalami kesulitan melibas tikungan demi tikungan Misano. Itu akibat dari motornya yang bermasalah khususnya di sektor pengereman. Akibatnya, Ia memilih safety dengan memisahkan diri dari rombongan pembalap lain agar tidak mencelakai mereka.

Redding merasa dirinya cukup berbahaya bagi pembalap lain. Ia merasa tidak adil bagi pembalap lain jika dirinya memaksakan diri bertarung dengan mereka, sebab mereka bisa dirugikan. Ditabrak misalnya.

Indikasi buruknya performa RS-GP yang ditunggangi Redding bisa dilihat dari titik pengereman yang tidak biasanya. Redding mengklaim, titik pengereman dirinya bergeser 1-2 meter dari biasanya.

“Saya tidak melewatkan garis [titik pengereman] dengan selisih satu atau dua meter, jaraknya sekitar lima hingga delapan meter, dan itu terjadi tiap tikungan,” ungkap Redding seperti dikutip dari motorsport.com (12/9/2018).

Padahal sepanjang sesi latihan bebas hingga kualifikasi penampilan Redding cukup impresif. Tentu saja ini hasil yang sangat mengecewakan bagi pembalap yang musim depan tidak diperpanjang lagi oleh Aprilia.

“Pada pembuka akhir pekan, saya mengira kami memiliki kembali berpeluang mendulang poin. Dan hasilnya benar-benar berlawanan, akhir pekan ini seperti pukulan telak,” sesal Redding.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.