Akhirnya, Christophe Ponsson Diganti!

ktm indonesia

Siapa pembalap yang tertinggal 1 lap di Misano kemarin? Siapa lagi kalau bukan Christophe Ponsson, eks pembalap WSBK yang dipilih Avintia racing menggantikan Tito Rabat. Ia finish dengan jarak 1 lap di belakang Andrea Dovizioso, sang pemenang MotoGP Misano. Dan, kabar baiknya adalah posisinya akan digantikan oleh eks pembalap Moto2, Jordi Torres, yang kini berkarir di WSBK. Sama-sama WSBK tapi beda kualitas!

pengganti tito rabat
Christophe Ponsson || motogp.com

 

Ponsson terakhir berkompetisi di balap motor masspro itu tahun 2015 silam, sedangkan Torres kini masih aktif bersama tim MV Agusta Reparto Corse.

Ya, Avintia Racing akhirnya resmi menggantikan Ponsson dengan Torres untuk menghadapi MotoGP Aragon nanti. Secara teori, Torres hanya sekali membalap di Aragon, namun bisa jadi dua kali dengan di Buriram jika kondisi Rabat masih belum fit.

Di Aragon nanti, Torres akan menggeber Ducati Desmo GP16 seperti yang digunakan Ponsson yakni motornya Xavier Simeon, sedangkan Simeon sendiri akan pakai GP17-nya Rabat.

Dikutip dari crash.net (14/9/2018), Torres mengaku sangat senang dengan kesempatan yang diperolehnya. Ia menyebut kesempatan itu sebagai peluang emas sekaligus tantangan.

“Saat ini saya senang tetapi juga ketakutan, tetapi itu selalu menjadi tantangan untuk dapat mencoba motor sekelas MotoGP untuk pertama kalinya. Ini akan menjadi pengalaman unik bahwa suatu hari saya akan dapat memberi tahu cucu-cucu saya,” ungkap pembalap berusia 30 tahun itu.

“Saya pikir itu sesuatu yang positif, saya sangat mengenal tim dan saya akan mencoba untuk menempatkan semuanya, dan kami akan melihat apa yang keluar selama akhir pekan. Ini lebih sulit daripada yang dipikirkan orang, tetapi saya pergi dengan sikap positif dan menantikan untuk mendapatkan yang terbaik dari kesempatan ini,” tambah pembalap berjuluk Spanish Elvis itu.

Tito Rabat Target Comeback di Thailand

Sementara itu, kepada motogp.com (13/9/2018), Tito Rabat mengaku mempersiapkan diri untuk bisa comeback di Buriram, Thailand. Ia menyebut Aragon sudah 100% mustahil, target paling realistis adalah menuju Thailand.

“Saya benar-benar ingin pergi ke Thailand, saya percaya bisa ada di sana, tetapi para dokter memiliki keputusan terakhir, (karena) mereka yang merawat kaki saya,” ujar Rabat.

So, kita lihat saja nanti seperti apa nasib Jordi Torres dan Tito Rabat di Buriram. Apakah si Elvis akan mendapatkan kesempatan keduanya atau justru Rabat yang sukses comeback, sampeyan lebih ingin yang mana cak?

Advertisements