Ketika Kecepatan Motor Tidak Sepenting Faktor Satu Ini

ktm indonesia

Pertarungan MotoGP 2018 ini mengerucut pada tiga pembalap, Marc Marquez selaku pimpinan klasemen yang sejak paruh musim belum menang lagi, dengan Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo yang keduanya silih berganti menang, khususnya sejak paruh kedua. Bisa dibilang, kecepatan ketiganya mirip dan masih satu tingkat di depan pembalap lainnya. Dengan kondisi tersebut, kecepatan tidak lagi penting namun justru faktor satu ini yang sangat menentukan hasil akhir.

Bukan berarti tidak butuh speed, namun dengan kondisi speed Marquez-Dovi-Lorenzo mirip, perbedaan kecepatan ketiganya tidak lagi menentukan, justru manajemen ban-lah yang krusial menentukan hasil akhir.

“Lorenzo, Márquez dan saya memiliki kecepatan yang sangat mirip. Pekerjaan kita besok akan menjadi fundamental untuk membuat perbedaan dalam perlombaan. Di Aragon, keausan ban akan sangat tinggi dan mengelolanya dengan cara sebaik mungkin akan membuat perbedaan yang lebih signifikan daripada kecepatan,” demikian ujar Dovizioso seperti dikutip dari gpone.com (21/9/2018).

Ya, Dovi menyebut manajemen ban yang tepat dari ketiganya akan menjadi pembeda di akhir perlombaan. Dengan kata lain, siapa diantara Dovi, Marquez dan Lorenzo pandai menjaga kondisi ban hingga last lap, Ia berpeluang menang.

Contoh paling baru bisa dilihat di Misano lalu. Ketika Dovizioso bertarung di depan dengan Lorenzo dan Marquez, faktor kepintaran Dovi menjaga performa ban pula yang membuatnya menang, sama halnya ketika Lorenzo gagal menjaga ritme ban, posisi runner up yang sudah di depan mata justru sirna akibat mengalami crash, saat ban depan kehilangan grip.

“Hari ini saya fokus pada ban depan dalam latihan. Saya masih belum sepenuhnya jelas mengenai situasinya, tetapi saya cepat dengan semua pilihan,” tambah Dovi soal strateginya di latihan bebas.

Disinggung soal pembalap lain yang punya peluang menyeruak di luar tiga nama tersebut, Dovi menyebut Crutchlow dan Petrucci punya peluang besar mengganggu rivalitasnya. Ketika ban masih baru, Dovi memprediksi akan banyak rombongan pembalap di baris depan, namun dengan semakin kritisnya kondisi ban seiring balapan makin lama, kejutan bisa saja terjadi, seperti yang ditunjukkan di Misano lalu.

So, kita tunggu saja apakah Dovi-Lorenzo masih akan mengungguli Marquez di Aragon nanti petang atau justru Marquez membalas kekalahan di tiga seri sebelumnya dimana Ia selalu dipecundangi Dovi dan Lorenzo. Hasil kualifikasi menunjukkan Lorenzo-Dovi akan start di posisi 1-2 dan Marquez di posisi 3. Ketiganya akan memulai balapan di baris terdepan!

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.