Vinales: “Kini, Motivasi dan Harapan Saya Nol!”

ktm indonesia

Tidak ada yang lebih berbahaya daripada kehilangan motivasi dan semangat. Itu yang sedang dialami seorang Maverick Vinales, pembalap Movistar Yamaha yang di Aragon lalu hanya mampu finish ke-10. Bukan hanya tentang hasil balapan yang di luar ekspektasi, tapi semua sektor menunjukkan tidak ada perkembangan. Inilah yang membuat sang pembalap lesu.

Vinales sebenarnya menaruh harapan dengan kebangkitan Yamaha ketika mereka mendapatkan hasil bagus di tes privat Misano dan Aragon. Sayangnya, di race semua berubah. Peningkatan performa di tes privat ternyata tidak terlihat sama sekali di balapan sesungguhnya. Tes memberikan harapan palsu rupanya, php coy….

Ia hanya finish ke-10, dua strip di belakang Valentino Rossi. Yamaha pun kini sudah ‘resmi’ mencatat rekor terburuk mereka yakni 23 kali tanpa kemenangan di MotoGP. Vinales menyambut seri Asia, dimulai di Thailand, dengan motivasi nol dan harapan nol!

“Kami telah kehilangan semua tujuan, kami tidak tahu apa yang harus dibidik. Feeling pada motor (juga) sangat buruk,” keluhnya. Sekarang kami akan menghadapi tur Asia dan saya hanya berharap untuk menyelesaikannya dengan cepat. Motivasi nol, harapan nol,” tambahnya seperti dikutip dari motorsport.com (25/9/2018).

Apa yang bisa diharapkan dari seseorang dengan motivasi dan harapan tidak ada sama sekali? Yamaha jelas harus bertanggung jawab dengan ‘kekacauan’ yang mereka alami saat ini. Berbagai masukan dari kedua pembalapnya sudah sering dilontarkan, nyatanya hingga kini hasilnya masih nihil.

Bahkan, kini Yamaha yang masih menjadi tim pabrikan punya motor dengan kualitas dan performa di bawah tim dengan motor non pabrikan. Ini juga diakui Vinales.

“Saya tidak bisa mengatakan masalah yang sebenarnya karena setiap area bekerja buruk, bahkan tidak ada satu pun yang baik-baik saja. Jujur, saya membandingkan diri saya dengan motor non-pabrikan dan mereka bahkan lebih baik dari saya,” ujarnya.

Advertisements