Bradley Smith Siap Beri Kado Indah Untuk KTM Yang Telah Mendepaknya!

ktm indonesia

Pembalap KTM, Bradley Smith, musim depan dipastikan akan berpisah dengan tim asal Mattighofen. Ia akan melanjutkan karir sebagai test rider Aprilia. Menyadari waktunya bersama KTM hanya tinggal 5 seri tersisa musim ini, Smith bertekad untuk menghadirkan prestasi terbaik, targetnya adalah bisa finish 8 besar. 

Smith, menjadi satu-satunya rider KTM di Aragon kemarin setelah sang partner, Pol Espargaro cederanya kambuh dan harus absen. Sementara itu, sang test rider, Mika Kallio sudah sejak Juli lalu harus menepi juga kerena cedera. Menjadi satu-satunya andalan, Smith membayar kepercayaan itu dengan finih ke-13 alias menambah 3 poin di klasemen.

Sebenarnya Ia sempat berada di posisi 10 di pertengahan balapan tepat di belakang Valentino Rossi. Namun, kendala di ban yang aus di akhir-akhir balapan memaksanya menyerahkan posisinya kepada Vinales, dan dua rookie, Morbidelli dan Nakagami. Padahal, Ia menggunakan motor RC16 prototype 2019 di Aragon. Ia finish 28 detik di belakang Marquez, sang pemenang.

“Jaraknya masih sangat lebar. Kami 1,2-1,3 detik lebih lambat dari pembalap di depan. Dan itulah yang tengah kita kerjakan, mengejar defisit waktu,” ungkap Smith seperti dikutip dari crash.net (26/9/2018).

Ia kemudian memberikan target untuk dirinya sendiri yakni bisa finish top 8 di sisa 5 seri musim ini yang akan dicobanya pertama di Buriram, Thailand, 3 Oktober mendatang.

Torehan terbaik KTM sejauh ini sejak bergabung di kelas para raja adalah finish ke-9 di Brno dan Philip Island tahun lalu. Keduanya diraih oleh Pol Espargaro. Jadi, jika Smith bisa finish ke-8 di Buriram, atau Sepang atau Motegi atau Philip island atau bahkan di Valencia nanti, itu adalah kado terindah yang diberikannya kepada tim yang telah membuangnya!

Advertisements