Ana Carrasco Juara Dunia Unggul 1 Poin, Max Biaggi Malah 0,5 Poin Saja!

ktm indonesia

Cak, hari Minggu kemarin tidak akan dilupakan seorang Ana Carrasco. Ia sukses menjadi juara dunia kejuaraan balap World Supersport 330 yang juga diikuti 3 pembalap Indonesia. Dramatis psalnya ketika bendera finish dikibarkan, Carrasco unggul tipis dari runner up, Mika Perez di klasemen akhir kejuaraan. Ya, selain mencatatkan diri sebagai wanita pertama di dunia yang berhasil juara balap motor level dunia, Carrasco menjadi juara dunia dengan selisih poin 1! Tapi, ternyata 1 poin bukanlah selisih nilai terkecil di sebuah kejuaraan dunia balap motor. Max Biaggi pernah melakukannya lebih ketat dengan hanya unggul 0,5 poin!

Yes, di musim keduanya di World Superbike tahun 2012, Max Biaggi sukses merebut gelar juara dunia setelah bersaing sangat ketat sepanjang musim dengan Tom Sykes. Di seri terakhir Magny-Cours, posisi Biaggi yang masih memimpin klasemen terancam digeser Sykes saat race 1 pembalap Aprilia itu mengalami crash, di sisi lain Sykes berhasil memangkas poin hingga berjarak 14,5 poin dari Biaggi.

Di race kedua, Sykes langsung memimpin balapan dan akhirnya hingga akhir lap tetap memimpin. Ia berhasil menambah 25 poin, Biaggi? Ia finish ke-5. Tambahan 11 poin ternyata sudah cukup mengamankan posisi puncak di klasemen akhir dengan keunggulan 0,5 poin. Biaggi akhirnya juara dunia Superbike musim 2012 dengan total poin 358, Sykes runner up dengan 357,5 poin!

Jika bingung mengapa di musim itu ada poin separah atau 0,5 adalah dua balapan yang berlangsung tidak utuh. Di seri ke-4 Monza, race 1 dibatalkan akibat cuaca buruk. Di race kedua cuaca kembali buruk di pertengahan lomba sehingga dihentikan, raihan poin pembalap kemudian dibagi 2. Sykes yang memenangi race akhirnya hanya mendapatkan 12,5 poin, Biaggi 5,5 poin.

Poin separuh kembali terjadi di seri 10 di sirkuit Silverstone, Inggris. Race 1 masih normal, balapan berlangsung utuh dan poinpun utuh. Sykes meraih 8 poin, Biaggi 0 poin setelah DNF. Nah, di race kedua cuaca memburuk di pertengahan lomba, mirip dengan di Monza. Race direction akhirnya memutuskan balapan dihentikan, perolehan poin sesuai posisi saat balapan dihentikan dan poin dibagi 2. Hasilnya, Sykes finish ke-13, Biaggi ke-12.

Poin Sykes yang seharusnya 4 menjadi 2, Biaggi seharusnya 5 menjadi 2,5. Sejak seri itu ke belakang, balapan berlangsung utuh terus, alhasil seperti di atas, Biaggi akhirnya keluar sebagai juara dunia dengan keunggulan hanya 0,5 poin! Sepengetahuan RA, tak ada selisih poin setipis itu untuk membedakan juara dan runner up sebuah kompetisi balap motor di dunia (tolong dikoreksi bagian ini jika salah).

Advertisements