Memori Indah Hafizh Syahrin Di Thailand, Motivasi Ekstra Untuk MotoGP Rookie of the Year 2018

MotoGP musim ini pasti akan terus diingat seorang Hafizh Syahrin, pembalap Malaysia pertama di kelas primer sepanjang sejarah negeri jiran itu ‘bermain’ di ajang balap grand prix. Ternyata kehadiran Syahrin di motoGP tidak hanya sebagai penggembira saja, pasalnya hingga jelang berakhirnya musim, Syahrin masih menjadi kandidat rookie of the year, bersaing dengan Franco Morbidelli yang lebih diunggulkan berkat statusnya sebagai juara dunia Moto2 2017. Bagi Syahrin, semua berawal dari Thailand!

Karir Syahrin di MotoGP tidak lepas dari penyakit yang diderita Jonas Folger, pembalap Yamaha Tech 3, yang dideritanya sejak akhir musim 2017. Usai dipastikan mundur jelang musim 2018, Tech 3 akhirnya merekrut Syahrin di detik-detik akhir saat musim 2018 jelang dimulai. Sirkuit Buriram, Thailand menjadi memori indah Syahrin.

Syahrin sejatinya bukan pilihan utama Herve Poncharal, Ia sempat mencoba dua pembalap Superbike sebelum Syahrin, Yonny Hernandez dan Michael van Der Mark. Namun, performa impresif Syahrin di tes pramusim Thailand menjadi kunci.

Ia melakoni debut di atas motor spek MotoGP (Yamaha M1) di hari pertama dari 3 hari tes Thailand. Sempat menduduki posisi terakhir di hari pertama, Syahrin terus meningkat dan akhirnya menduduki posisi 21 di akhir sesi tes pada hari ketiga. Poncharal kemudian mengganjar Syahrin dengan kontrak penuh semusim bersama Tech 3 mendampingi Johann Zarco.

Kini, pembalap 24 tahun itu kembali ke Buriram untuk gelaran perdana MotoGP Thailand. Tentu saja, kenangan manis di awal tahun akan menjadi motivasi ekstra Syahrin untuk kembali meraih angka. Maklum, sudah 3 seri terakhir Ia gagal menambah koleksi angkanya, di saat bersamaan Morbidelli justru telah menambah 9 poin sehingga Syahrin kini tertinggal 7 angka dari pembalap Italia itu (motogp.com, 1/20/2018). Padahal, sebelumnya Syahrin sempat unggul 2 poin dari Morbidelli.

“Saya punya memori indah tentang Thailand, karena di awal tahun saya mengetes motor MotoGP di Chang International Circuit, di mana saya akhirnya mengendarai M1 untuk pertama kalinya. Tes saya bagus dan hanya di bawah dua detik dari (pembalap) teratas,” ungkap Syahrin seperti dikutip dari motorsport.com (1/10/2018).

“Saya kesulitan pada dua, tiga balapan terakhir.¬†Saya berharap bisa balapan dengan baik dan akan mencoba untuk kembali mencetak poin,” tambah pembalap bernomor 55 itu.

Oke deh, good luck ya…

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.