Menang di Thailand Wajib Bagi Dovizioso, Tapi Yang Satu Ini Tidak Kalah Penting!

ktm indonesia

Menang di Thailand Wajib Bagi Dovizioso, Tapi Yang Satu Ini Tidak Kalah Penting! Menyisakan 5 balapan sisa di musim ini, pertarungan perebutan titel kembali menyisakan Andrea Dovizioso dan Marc Marquez. Namun, sejatinya peluang Dovi hanya menyisakan 30% saja. Tertinggal 72 poin dari Marquez tentu ‘memaksa’ Dovi harus menang di Buriram.

Namun, kemenangan saja belum cukup bagi DesmoDovi untuk ‘menyelamatkan’ peluang juara. Ia memang harus menang di seluruh seri tersisa, sambil berharap sang rival melakukan kesalahan. Ya, andaikan Dovi memenangi seluruh 5 seri tersisa, itu semua akan sia-sia jika Marquez finish kedua.

Chang International Circuit menjadi area asing bagi seluruh pembalap di lintasan nanti, kecuali Jordi Torres yang sudah 4 tahun membalap di sini dengan Superbike, jadi sulit memprediksi siapa yang akan menjadi pemenang. Namun, mengacu pada hasil tes pramusim Februari lalu, Honda masih menjadi kandidat kuat.

Tiga hari tes di Buriram lalu tiga pembalap Honda; Cal Cruthclow, Marquez dan Dani Pedrosa silih berganti menjadi yang tercepat dengan konklusi Pedrosa sebagai yang tercepat keseluruhan. Sedangkan DesmoDovi hanya nangkring di posisi 7. Namun, tentu saja kondisi saat itu dengan sekarang tidak sama.

Desmosedici GP18 kini menjelma menjadi pesaing sepadan Honda dan Marquez. Terbukti, selepas paruh musim, kombinasi Lorenzo dan Dovi mampu memenangi 3 dari 4 seri. Desmosedici GP18 kini menjadi motor yang komplit di semua tipe trek, modal penting menghadapi kompetisi panjang.

Advertisements