Terungkap, Ini Yang Bikin Valentino Rossi Gagal Podium di Thailand

ktm indonesia

Usai tampil babak belur di Aragon, Yamaha meraih lonjakan performa luar biasa di Thailand. Diluar dugaan, tim Iwata mampu tampil konsisten di depan sejak latihan bebas Jumat. Bahkan, Rossi mampu mengamankan start kedua di kualifikasi. Tapi, di akhir balapan Rossi justru gagal podium, Ia ungkap penyebabnya.

Performa apik YZR-M1 memang mengejutkan di Thailand. Menguasai latihan bebas pertama melalui Vinales dan Rossi, M1 kemudian stabil sepanjang Jumat dan Sabtu di sesi kualifikasi. Rossi start kedua, Vinales keempat. Bahkan, selepas start Rossi mampu mengimbangi duet Marquez-Dovizioso di depannya.

The Doctor bahkan mengambil alih posisi terdepan pada Lap 5 jelang Tikungan 3. Harapan pun menyeruak, pembalap Italia itu sepertinya bisa mengemas kemenangan dan untuk memutus rekor 23 balapan tanpa menang. Namun, perlahan posisi Rossi melorot dan akhirnya tidak saja mengakui keunggulan Marquez-Dovi, Ia justru juga kehilangan podium usai dikalahkan Vinales. Ia finish keempat.

Dilansir dari motorsport.com (7/10/2018), Rossi membantah jika kekalahannya disebabkan faktor fisik walaupun memang sirkuit Chang Internasional begitu menguras fisik pembalap. Ia mengaku baik-baik saja dengan fisiknya.

“Pada akhirnya, sayangnya, kami selalu kesulitan sedikit terlalu banyak dengan ban. Tapi hari ini kami tidak jauh. Saya (sendiri) sangat tidak senang karena saya ingin mencoba bertahan demi podium, tetapi hari ini Maverick sangat kuat,” ungkap Rossi yang secara jantan mengakui partner sekaligus rivalnya itu lebih kuat darinya.

Yes, masalah manajemen ban kembali menjadi biang kerok. Balapan Buriram dinilai Rossi mirip balapan sepeda. Pembalap-pembalap seperti memainkan tempo balapan, kadang cepat di dua lap, namun kemudian saling menunggu dan melambat di lap berikutnya. Alhasil, tidak jarang manajemen ban menjadi faktor kunci kemenangan pembalap.

Advertisements