Suzuki Harus Kejar Kemenangan Musim Ini, Musim Depan Tricky!

ktm indonesia

Suzuki Harus Kejar Kemenangan Musim Ini, Musim Depan Tricky! Pembalapnya, Alex Rins merengkuh podium ketiganya musim ini di Motegi, Jepang. Ia finish ketiga di belakang Cal Crutchlow dan sang pemenang, Marc Marquez. Hasil tersebut membuat optimisme Rins memuncak, pembalap Spanyol itu meyakini Suzuki sudah semakin dekat dengan kemenangan. Untuk itu, seharusnya kemenangan itu dikejar di sisa musim ini, musim depan tricky.

Alex Rins podium motegi

Rins berkutat dengan cedera di musim debutnya tahun lalu. Namun, di musim keduanya peruntungannya berubah. Ia kini menjadi tumpuan Suzuki setelah mengamankan kontrak hingga 2020. Di sisi lain, Ia akan ditinggalkan Andrea Iannone yang memilih hengkang ke Aprilia.

Rins kini sudah berhasil menyamai torehan podium rekannya itu. Lebih dari itu, jatuhnya Iannone di Motegi membuat pembalap berusia 22 tahun itu kini telah menyalip perolehan poin rekannya itu di klasemen. Klasemen MotoGP hingga usainya seri Jepang menunjukkan Rins punya keunggulan 5 poin dari Iannone.

“Pertarungan luar biasa, posisi ketiga di Jepang sangat hebat bagi tim. Start kami bagus, itu kuncinya, kami tahu kami punya kecepatan bagus untuk bertarung untuk posisi ketiga atau keempat,” ujar Rins dikutip dari motorsport.com (22/10/2018).

Ya, Rins benar. Jika melihat catatan waktu Rins di Jepang saat mengamankan podium ketiga, pembalap termuda di grid MotoGP itu hanya berjarak 1,7 detik dari Marquez. Artinya Suzuki GSX-RR memang sudah bisa bersaing dengan RC213V.

Alex Rins suzuki ecstar

Kemenangan Mendekat, Rins Masih Belum Yakin

Namun, Rins menyadari bahwa meskipun kemenangan terasa mulai mendekat, Ia masih tidak yakin bisa melakukannya di sisa musim. Ia menyadari jangankan mengalahkan Marquez, mengejar seorang Crutchlow saja masih sulit.

“Saat Andrea [Iannone] terjatuh, saya menekan untuk mengejar Crutchlow, coba menggangu posisinya, tapi itu sulit,” tambah Rins.

Jika melihat performa Suzuki yang mengalami peningkatan di musim ini, tentu harapan untuk merengkuh kemenangan bisa diapungkan. Namun, tantangan sebenarnya bagi Suzuki adalah di musim depan.

Tahun depan, MotoGP 2019 akan menjadi momentum Suzuki untuk menilai sejauh apa mereka mampu menjadi tim pabrikan sejati. Pabrikan tanpa status konsesi yang telah dicabut musim depan, artinya mereka akan sejajar dengan tim-tim pabrikan lain seperti Ducati, Honda dan Yamaha.

Kesetaraan itu mencakup pengembangan mesin yang di-freeze sepanjang musim, jatah mesin dibatasi hingga jumlah ujicoba terbatas yang akan menjadi tantangan bagi Suzuki. Ingat, Suzuki punya pengalaman buruk ketika melakoni musim dengan status tanpa konsesi yakni musim lalu. Duet Rins dan Iannone tidak sekalipun mampu menyentuh podium.

Alex Rins crash di Malaysia 2017

Jadi, jika Rins mengatakan kemenangan sudah semakin dekat, waktu paling tepat seharusnya di sisa musim ini. Masih ada 3 seri untuk melakukannya. Philip Island terdekat akhir pekan ini atau di Sepang dua pekan lagi atau bisa saja di seri penutup Valencia, bulan depan. Jika belum berhasil juga, musim depan tricky, akan lebih berat!

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.