Sirkuit Phillip Island: Ketika Trek Favorit Menjadi Menakutkan!

Sirkuit Phillip Island seharusnya menjadi trek favorit pembalap karena karakter sirkuitnya yang kencang. Bahkan, Valentino Rossi menyebut Philip Island adalah sirkuit terbaik musim ini untuk semua pembalap. Tapi, sejak latihan Jumat hingga kualifikasi Sabtu, trek sepanjang 4,4 km itu tiba-tiba menjelma menjadi menakutkan bagi sebagian pembalap.

Pembalap pertama yang mengaku ketakutan melibas Phillip Island adalah Jack Miller. Pembalap tuan rumah itu hampir mengalami kecelakaan di latihan bebas Jumat. Beruntung, Ia bisa menyelamatkan diri dengan menggunakan sikutnya. Miller menganggap ada 3 tikungan sangat berbahaya di Phillip Island, yakni tikungan 1, 9 dan 12.

“Tikungan pertama sedikit menakutkan, begitu pun di tikungan ke-12. Akan tetapi, di tikungan pertama saya bahkan harus menggunakan sikut untuk mendorong ke lintasan agar bisa menghindari terjatuh dari motor. Di tikungan ke-12 saya juga melakukannya dua kali dan satu kali di tikungan kesembilan,” ungkap Miller, seperti dilansir okezone.com dari speedweek.com, Sabtu (27/10/2018).

Situasi menjadi makin menakutkan jika faktor cuaca dihitung. Gerimis sempat turun di sesi kualifikasi. Kondisi ini memang nanggung bagi pembalap. Pakai ban kering dengan resiko jatuh tapi jika ban basah trek juga tidak benar-benar basah, akibatnya laptime akan membengkak.

“Anda juga tidak akan tahu apakah nanti akan hujan atau tidak, jika memang hujan apakah itu bener-benar hujan atau hanya kabut biasa. Hal itu seperti balapan di tengah kegelapan,” tambah Miller.

Zarco Juga Takut Tapi Tak Punya Pilihan Lain

Senada dengan Miller, pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco juga merasakan kengerian ketika melaju di Phillip Island. Zarco menyebut sulit mengontrol motor bahkan ketika trek kering. Pembalap Prancis itu mengaku sebenarnya bisa menekan hingga limit, tapi Ia tidak bisa menjamin motor masih berada di lintasan atau ke gravel.

“Ini mengerikan, kondisi semacam ini, Anda tahu lintasannya masih kering, Anda tahu bisa menekan, tetapi Anda benar-benar tidak tahu apakah motor akan tetap (di lintasan) atau terjatuh,” ungkat Zarco saat diwawancarai di Parc Ferme usai kualifikasi dikutip dari motorsport.com (27/10/2018).

Namun, Zarco mengaku tidak punya pilihan lain selain menggeber Yamaha M1 untuk meraih hasil maksimal. Pembalap yang musim depan gabung KTM itu menyebut rasa takut selalu muncul ketika melibas tikungan cepat Phillip Island. Tapi, itu harus dilakukan karena jika tidak maka akan kehilangan kualifikasi.

Duh, Phillip Island yang merupakan trek favorit berubah menjadi menakutkan begini. Sebagai catatan, di latihan Jumat 3 pembalap Honda sama-sama jatuh di tikungan 1; Marquez, Pedrosa dan Crutchlow. Bahkan, Crutchlow harus sampai absen di balapan kali ini gegara insiden itu. Selain itu, di FP3 ada Hafizh Syahrin yang juga terjatuh, beruntung pembalap Malaysia itu baik-baik saja.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.