Sabtu Pagi Ini Keputusan Lorenzo Balapan Atau Tidak: Sudahlah, Mundur Saja!

ktm indonesia

Sudahlah Lorenzo, Mundur Saja! Kasihan dengan Ducati dalam perburuan titel tim dan pabrikan terbaik musim ini. Gara-gara kondisi fisiknya, Lorenzo akhirnya justru membuat Ducati makin tertinggal dari rival-rivalnya di klasemen. Andaikan saja Lorenzo mau sedikit menurunkan egonya, Sepang seharusnya sudah dilewatinya dan berharaplah fit di Valencia.

Ya, Jorge Lorenzo mengaku akan menentukan sikap untuk melanjutkan seluruh sesi atau mundur dari MotoGP Malaysia Sabtu pagi ini. Jaga-jaga dengan kemungkinan pembalapnya mundur (lagi), Ducati sudah menyiapkan sang test rider, Michele Pirro, untuk menggantikannya.

Sebenarnya Lorenzo dinyatakan boleh berlaga di Sepang ini. Ia pun sudah melahap 21 lap di sesi latihan bebas Jumat. Sayang, kondisi fisiknya yang belum pulih 100% dari cedera hanya membawanya di posisi buncit di FP1 dan FP2. Ia mencetak waktu terbaik 2:03,204 yang dibuatnya di FP1. Catatan waktu ini lebih lambat 3,5 detik dari Alex Rins sang pemuncak.

Dilansir dari motorsport.com (2/11/2018), Lorenzo mengaku frustasi dengan kondisinya. Ia sangat mengharapkan bisa bertarung karena trek Sepang dan kondisi motor sedang bagus. Namun, Ia mengaku kondisinya masih 65-70% ketika menggeber GP18 di hari Jumat. Lebih baik dibanding di Motegi, namun masih terasa sakit ketika berubah arah.

“Situasinya sulit, saya frustrasi karena saya ingin ada di sini [merasa] lebih baik, karena trek ini bagus bagi saya, dan juga motornya.¬†Saat saya berkendara, [rasa sakitnya] lebih baik dibanding di Jepang. Memang tidak 100 persen, mungkin 65-70 persen,” ujar Lorenzo.

Jika kembali muncur, maka Lorenzo sudah 4 kali beruntun melewatkan balapan. Sebelumnya Ia mundur di Aragon usai mengalami highside di lap pertama. Juga mundur dari Thailand dan Jepang.

Ducati Rugi Besar

Tentu, jika kembali mundur maka Ducati yang sangat rugi besar. Saat ini Ducati, baik sebagai tim maupun pabrikan, sedang bertarung menjadi yang terbaik. Di kategori tim, Ducati berada di peringkat 3 di belakang Movistar Yamaha dan Repsol Honda.

Sedangkan untuk kategori pabrikan (konstruktor), Ducati tertinggal 39 angka dari Honda di puncak. Dan hanya unggul 44 poin dari Yamaha.

Jika dipaksakan untuk terus membalap hingga race Minggu, bukan tidak mungkin hasil di FP1-FP2 akan terulang kembali. Lorenzo akan berkontribusi minim untuk Ducati.

Andaikan Lorenzo berbesar hati untuk menyerahkan kursinya di Sepang seperti yang dilakukannya di Motegi lalu, Ducati tentu punya peluang lebih besar untuk menambah angka secara maksimal. Di Jepang, pengganti Lorenzo, Alvaro Bautista tampil impresif dengan finish keempat. Sudahlah Lorenzo, mundur saja… demi Ducati juga lho!

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.