Bagaimana Perasaanmu Ketika Tahu Fakta Ini: Vietnam Tuan Rumah F1 2020, Indonesia Dicoret Dari ARRC 2019!

ktm indonesia

Kabar berita yang beredar hari ini seolah memainkan emosi diri sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bangsa terbesar di Asia Tenggara, Indonesia tercinta ini faktanya makin jauh tertinggal dari negara tetangga. Kabar terbaru yang bikin nyesek hati adalah resminya Vietnam sebagai tuan rumah balapan F1 2020. Glek…

“GP Vietnam melambangkan komitmen tegas Formula 1 di kawasan Asia di mana sudah lebih dulu eksis lewat balapan di Singapura, Tiongkok, dan Jepang,” dalam pernyataan resmi Liberty Media, pengelola baru F1 dikutip dari motorsport.com (7/11/2018).

Direktur balap F1 dari FIA, Charlie Whiting, menjelaskan bahwa trek Hanoi nantinya akan memiliki panjang 5,565 kilometer dan sebagian besarnya akan memanfaatkan jalanan yang sudah ada. Sementara untuk paddock dan dan jalur pit akan dibangun di kawasan khusus.

Keren ya mereka. Setelah Singapura punya Sirkuit Jalan Raya Marina Bay sebagai tuan rumah F1, lalu sebelumnya Sirkuit Sepang juga pernah menggelar balap mobil itu sebelum memilih fokus ke MotoGP saja, kini Vietnam yang mendapatkan kesempatan emas itu. Indonesia?

Negeri Tetangga Yang Mendunia

Coba kita cek lagi apa saja yang sudah dicapai negara tetangga kita. Singapura punya F1, Malaysia MotoGP, Thailand MotoGP dan World SBK, lalu kini Vietnam masuk kelompok elit tuan rumah F1. Mereka sudah mendunia dan terbang tinggi, kita masih eker-ekeran masalah korupsi dan sejenisnya. Mengadakan pemilu dengan biaya ratusan triliun Rupiah kita bisa, sekedar keluar dana 1-2 triliun untuk membangun sirkuit saja ampun-ampun.

Begini kalau stake holder bangsa ini tidak melirik motorsport. Yang dipikir hanya bagaimana pendapatan negara bertambah dari pajak penjualan motor dan mobil nasional yang mirisnya justru bukan mobil nasional. Ketika muncul isu mobil nasional, malah jadi tunggangan politik saja. Komplit!

Makin kerdil bangsa ini ketika membaca kabar terbaru bahwa balap regional sekelas ARRC tidak lagi akan hadir di tanah air mulai musim depan. Yes, Sentul yang sudah 15 tahun terakhir rutin menjadi tuan rumah ARRC, mulai 2019 akan dicoret karena faktor safet sirkuit yang minim. Sentul tidak layak menggelar balap standar Asia lagi, cak!

Jangan-jangan, tak berapa lama lagi negeri ini juga akan disalip Zimbabwe, Rwanda, Kamboja atau bahkan Afghanistan di berbagai sektor, terutama sektor motorsport dunia.

Kesel lho nulis artikel ini, cak. Biasanya makin ke sini makin maju, makin canggih, makin spektakuler, Indonesia justru makin mundur. Tahun 1997 Sentul menjadi tuan rumah MotoGP, 20 tahun kemudian justru itu menjadi impian terbesar insan motorsport negeri ini.

Negeri Ini Hanya Dimanfaatkan Saja!

Padahal, 4 merk motor kelas dunia dari Jepang punya market terbesar di Indonesia. Tapi, ya hanya sebatas pasar saja kita ini. Ya, hanya itu yang dibanggakan selama ini. “Market motor Indonesia terbesar ketiga di dunia setelah China dan India” atau “Penjualan mobil di Indonesia hanya kalah dari Thailand setiap tahunnya”, ya hanya itu kebanggaan semu yang mereka cekokin ke kita selama ini.

RA jadi membayangkan andaikan seorang mas taufik hidayat tmcblog menjadi presiden, kemudian mas iwanbanaran menjadi menteri pemuda dan olahraga, mas joko motoblast menjadi pengusaha terkaya di Indonesia, mbah muchsin bonsaibiker menjadi pengusaha otomotif terbesar, juga om kobay jadi menteri pariwisata serta om leopold jadi menteri luar negeri, jangan-jangan setiap 2 tahun akan berdiri sirkuit-sirkuit baru sekelas Sepang atau Buriram.

Ah, mimpi lagi dulu yuk…

Advertisements

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.