Tak Sudi Kalah Terus, HRC Turun Gunung ke World Superbike!

ktm indonesia

Akhirnya, Honda Racing Corporation (HRC) turun gunung di ajang balap motor ‘kelas dua’ World Superbike untuk musim 2019 nanti. Entah karena gerah dengan dominasi Kawasaki melalui Jonathan Rea atau dapat wangsit untuk terlibat lagi, HRC memutuskan akan full team di World SBK 2019.

Honda sebagai pabrikan utama terakhir kali juara WSBK tahun 2002 melalui tim Honda Castrol-HRC dengan pembalap Amerika Colin Edwards yang menunggangi motor VTR1000 SP/RC51.

Praktis, setelah tahun itu, HRC tidak terlibat langsung di WSBK. Mereka menyerahkan manajemen racing world SBK ke Honda Eropa melalui tim Ten Kate. Hasilnya sebenarnya tidak terlalu buruk. Mereka pernah sekali lagi juara tahun 2007 lewat James Toseland yang menggeber CBR1000RR melalui tim Hanspree Ten Kate Honda. Namun, itulah terakhir mereka juara.

Pasca hengkang, World SBK seolah menjadi milik Ducati-Aprilia dan Kawasaki dengan Jonathan Rea-nya yang mendominasi kejuaraan sejak 2015 silam.

17 tahun setelah ‘pensiun’, HRC memutuskan kembali berkecimpung di urusan teknis tim Honda World SBK. Langkah pertama mereka menggandeng Moriwaki Engineering, sebuah tim yang sudah lama berpengalaman bersama HRC di 8 Hours Suzuka dan di National Championship of Superbikes Jepang (JSB1000).

Kedua, mereka mengikat Althea untuk mengurusi bidang logistik tim. Tentu, ini penting agar tim bisa fokus ke urusan teknis balap saja tanpa direcoki urusan non teknis.

Namun, ada yang sedikit mengganjal dari keseriusan comeback HRC yakni pemilihan line up pembalap. Dua pembalap yang akan menegaskan kembalinya HRC ke WSBK 2019 adalah Leon Carmier dan Ryuichi Kiyonari! Siapa mereka?

Tentu sampeyan akan sedikit mengernyitkan dahi, apa prestasi dua nama itu hingga dipilih HRC? Misalkan mereka memilih Tom Sykes, Chas Davies atau bahkan Jonathan Rea tentu pertanyaan itu tidak akan muncul.

Duet Senior

Leon Carmier ‘hanyalah’ pembalap papan tengah di Wold SBK musim ini. Ia hanya menempati posisi 12 di klasemen akhir. Rekor terbaiknya di World SBK sepanjang 200o-2017 hanya 9 kali podium tanpa kemenangan sekalipun.

Lalu, siapa Kiyonari? Nah kalau yang ini adalah wujud nasionalisme Honda. HRC mau kembali ke World SBK dengan line up pembalap salah satunya asal Jepang. Dan Kiyonari inilah yang dipilih. Pembalap senior berusia 36 tahun yang sempat mencicipi musim penuh World SBK di tahun 2008 dan 2009. Prestasi teebaiknya 3 kali menang di Inggris dan seri Eropa tahun 2008.

Sepertinya HRC lebih fokus ke pengembangan CBR1000RR SP2 dengan beeharap dua pembalap seniornya bisa memberikan banyak masukan teknis untuk membangun paket komplit di masa depan.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.