Masalah Non Teknis Terpa Valentino Rossi, Apa Ya?

ktm indonesia

Valentino Rossi kerap kali mengeluhkan masalah teknis motor Yamaha M1 dalam dua tahun terakhir. Bahkan, di tes pramusim MotoGP 2019 di Jerez, Ia kembali mengeluhkan hal terssebut. Dan, beban the doctor mengincar gelar kesepuluh nampaknya makin bertambah setelah masalah non teknis menerpanya jelang akhir tahun. Apa itu?

Masalah non teknis yang dialami Rossi adalah Ia dipastikan tidak akan bersama lagi dengan pelatih pribadinya selama ini di musim 2019 nanti. Ya, pelatih Rossi yang telah bergabung sejak 2016, Luca Cadalora, memutuskan untuk mundur sebagai pelatih Rossi.

pelatih rossi mundur

“Saya memutuskan untuk beristirahat. Sudah tiga tahun yang intens, indah, dan menjadi pengalaman fantastis bekerja dengan Valentino Rossi,” ujar Cadalora.

Keputusan mundur Cadalora seperti dikutip dari gpone.com (30/11/2018) lebih disebabkan dua hal. Penyebab pertama adalah soal keluarga. Cadalora mengaku berat meninggalkan terus menerus keluarganya, apalagi sang buah hati telah menginjak remaja. Ia ingin lebih banyak waktu bersama keluarga.

Faktor kedua adalah soal hobi yang ingin disalurkannya sudah lama yakni hobi reli mobil. Ia mengaku memiliki mobil Subaru, 2 Mitsubishi Lancer dan Nissan Nismo.

“Aku pergi jauh bertahun-tahun, di saat yang sama aku punya 2 anak remaja di rumah dan banyak hobi yang ku tinggalkan,” jelasnya.

Tanggapan Rossi

Rossi sebenarnya menyayangkan keputusan mundur pelatihnya itu. Namun, Rossi paham bahwa untuk mendampinginya sepanjang musim, Cadalora harus bepergian jauh selama setahun sehingga harus meninggalkan keluarganya.

pelatih rossi mundur

“Cadalora mengucapkan selamat tinggal kepada kami, karena usai tiga musim ia memutuskan tinggal di rumah karena jujur saja musim balap (MotoGP) sangatlah panjang. Anda harus bepergian begitu lama. Sungguh disayangkan karena saya sangat cocok dengan Luca. Saya rasa dia juga merasa begitu dengan saya,” ujar Rossi.

Rossi mengaku sudah berusaha mempertahankan pelatihnya itu, tapi alasan yang diajukan oleh Cadalora memaksa Rossi untuk tidak memaksanya bertahan.

“Ia mengambil keputusan ini berdasar keluarga. Jadi ini keputusan pribadi. Anda tentu tak bisa memaksanya. Kami sudah mencoba! Kami sungguh-sungguh mencoba mempertahankannya, tapi pada akhirnya dialah yang ambil keputusan,” tambahnya.

Tapi Rossi menjamin hubungan personal antara dirinya dengan Cadalora tidak akan berubah, tetap baik-baik saja. Hanya hubungan profesional yang berakhir. Hal yang juga diamini 3 kali juara dunia kelas 125 dan 250cc itu.

“Tentu saja kami tidak saling menjauhkan diri secara pribadi, tetapi hanya dari sisi profesional,” ujar Cadalora menambahkan.

pelatih rossi mundur

Rossi dan Cadalora mulai bekerja sama di tahun 2016. Hal itu terjadi setelah Cadalora sering berlatih di Ranch Rossi sehingga keduanya sepakat menjalin hubungan profesionalisme sebagai pelatih dan pembalap.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.