Morbidelli: Yamaha Kencang, Tapi Letoy Dengan Ban Lama

Franco Morbidelli tampil mengesankan dalam debutnya bersama Yamaha di tes Valencia dan Jerez. Pembalap yang kini memperkuat Petronas Yamaha itu seperti telah menyatu dengan YZR-M1. Gaya balapnya sesuai dengan karakter M1 yang ‘jinak’.

“Saya sangat senang dengan hasil pengujian. Kami mencoba banyak hal dan banyak bekerja. Saya mencoba beradaptasi dengan motor dan belajar. Ini adalah proses yang bagus pada dua tes ini dan saya senang dengan pekerjaan yang telah kami lakukan, “kata Morbidelli dikutip dari crash.net (7/12/2018).

Morbidelli menjelaskan bahwa karakter M1 yang lebih mudah dikendarai dan smooth membuatnya tinggal mengikuti ap yang diinginkan motor. Namun, Ia tak menampik bahwa M1 punya kelemahan yang cukup parah di dalam balapan.

Sama halnya dengan yang diungkap Valentino Rossi dan Maverick Vinales, Morbidelli menganggap Yamaha M1 sangat kecang dengan ban baru. Namun, langsug drop dengan ban lama.

franco morbidelli

“Kami memiliki kecepatan yang bagus untuk ban baru, tetapi kami perlu meningkatkan kecepatan saat menggunakan ban bekas, itu bukan rahasia,” tambah Morbidelli.

Juara dunia Moto2 itu menganggap ketika menggunakan ban baru, grip motor sangat melimpah sehingga bisa optimal memacu kecepatan. Situasi berbalik saat ban sudah mulai aus, grip langsung drop meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi pembalap dalam mengendalikan si kuda besi.

Ia kemudian menjelaskan telah memberikan masukan kepada teknisi Yamaha soal kondisi itu. Ia mengaku butuh banyak grip di lintasan untuk bisa bertarung dengan pembalap lain secara konsisten dari awal sejak akhir lomba.

Di MotoGP 2019 nanti, Morbidelli akan mendapatkan motor dengan spek yang sama persis dengan milik Rossi dan Vinales. Tapi, itu bukan jaminan Ia akan bisa bertarung di baris depan. Ia sangat berhati-hati dengan prediksi musim depan gegara penurunan drastis dari grip ban.

franco morbidelli

Ia dan rekan setimnya, Fabio Quartararo akan kembali ke lintasan di Sepang 6-8 Februari 2019 untuk melakukan tes ketiga.

Advertisements