Target Tercapai, 6 Juta Motor Baru Ngaspal Tahun Lalu

Sejak tahun lalu dagelan pelarangan penyebaran data AISI sudah diberlakukan. Apapun alasannya, bagi RA tetap tidak masuk akal. Di tengah keterbukaan informasi di segala bidang, ini malah sebaliknya. Tapi, untuk sekedar mengetahui total penjualan (distribusi) motor setahun sih masih bisa kita ketahui. Ini buktinya.


Berdasarkan data AISI yang rideralam peroleh dari detik.com (13/1/2019), penjualan sepeda motor sepanjang tahun 2018 tercatat sebanyak 6.383.111 unit. Angka itu naik dari tahun 2017 yang tercatat hanya 5.886.103 unit. Artinya, ada kenaikan sekitar 8,4 persen.

Selain menunjukkan tren positif (bagi kalangan industri motor), capaian tersebut juga sekaligus memenuhi target yang dibebankan selama ini.
Pihak AISI menargetkan penjualan motor sebanyak 6,2 juta sampai 6,3 juta unit di tahun 2018.

penjualan motor

Lalu, bagaimana distribusi angka tersebut untuk kelima pabrikan anggota AISI? Intinya, semua pabrikan mengalami kenaikan, tapi hanya TVS yang menurun. Entah, apa visi dan misi TVS ini di dunia permotoran tanah air, koq seperti gak jelas begini.

Bayangkan, sudah angkanya terkecil, turun pula. TVS itu hanya menjual 1.1.76 unit di tahun 2017 lalu, dan tahun ini berapa? 331 unit saja! Sudahlah, TVS bikinin motor untuk Honda saja hitung-hitung nebeng gitu.

Lalu, Honda seperti biasanya selalu terdepan. Dominasinya nyaris 75% atau tiga perempat motor baru di jalanan Indonesia tahun lalu itu ber-merk Honda!

Pabrikan berlogo garpu tala itu mendistribusikan 4.759.202 unit motor baru selama 2018, atau menyumbang 74,6% penjualan motor di Indonesia. Sementara Yamaha mengisi posisi kedua dengan penjualan sebanyak 1.455.088 unit (22,8%). Kemudian diikuti Suzuki dengan 89.508 unit (1,4%), Kawasaki 78.982 unit (1,2%).

penjualan motor

Tapi, tentu saja jika hanya data keseluruhan kurang menarik. Kita jadi tidak bisa mengetahui performa penjualan NMax vs PCX misalnya atau motor apa saja yang terlaris di tahun 2018 dan sejenisnya. Masih heran saja kenapa mereka memilih jalan itu?

Advertisements