Demi Gelar, Ducati Izinkan Team Order?

ktm indonesia

Ducati menjadi tim pertama yang resmi memperkenalkan skuad barunya termasuk livery Desmosedici GP19. Duet Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci akan berusaha mengejar Honda demi gelar juara. Itulah alasan utama Ducati mengharuskan dua pembalapnya itu bekerjasama, dibanding saling mengalahkan. Team order?

Strategi baru Ducati seiring peluncuran tim diungkapkan Gigi Dall’Igna. Dall’Igna menekankan petingnya dua pembalapnya untuk saling bekerjasama demi tujuan tim, juara dunia pertama sejak 2007 silam. Apakah ini berarti akan ada team order?

team order ducati

Jelas, hal itu akan dibantah oleh tim manapun, termasuk Ducati. Dall’Igna membantah bahwa timnya akan melakukan team order. Ia menegaskan kerjasama yang dimaksud adalah dalam pengembangan motor dan berbagi set up saat balapan akhir pekan.

“Saya tidak berbicara tentang team order, tetapi saya berbicara tentang sinergi dalam pengembangan motor dan dalam setup motor selama balapan akhir pekan,” bantah Dall’Igna seperti dilansir dari crash.net (19/1/2019).

Sebenarnya team order tidak dilarang, tapi jelas akan menyisakan hutang sejarah di masa depan. Apalagi jika gara-gara team order ada individu yang bahagia disaat bersamaan ada yang terluka.

team order ducati

Seperti yang akan dilakukan Ducati. Kendati membantah, tapi ketika tujuan utama adalah membawa tim juara dunia (bisa kategori tim atau pembalap), team order sulit dihindari. Misal ada di kondisi akhir-akhir musim, salah satu pembalap mereka berpeluang juara jika menang, namun di lintasan justru sang partner yang berpotensi menang, dan ini berarti gelar akan lepas, apa iya tim akan membiarkan hal itu terjadi?

team order ducati

Kita tunggu saja MotoGP musim 2019 berjalan. Apakah indikasi team order Ducati benar-benar terjadi atau mereka memilih untuk mendengarkan suara publik yang lebih menghargai juara sejati? Tapi, andaikan team order Ducati akhirnya terjadi juga, apa boleh buat?!

Skenario Team Order

Skenarionya mungkin begini, paruh musim pertama Dovi dan Petrucci akan dibiarkan bersaing saling mengalahkan. Memasuki paruh kedua, posisi keduanya di klasemen akan mulai menentukan team order. Pembalap yang paling berpeluang juara dunia, Ia akan diprioritaskan oleh Ducati. Dengan kata lain, sang partner harus mensupportnya termasuk dengan mengalah.

Advertisements