Lorenzo Bantah Crutchlow, Waini… Bakal Jadi Petrucci II

Lorenzo Bantah Crutchlow, Waini Tanda-Tanda! Jorge Lorenzo telah resmi bergabung dengan Repsol Honda. Ia juga telah mengendarai motor yang akan dipakainya di musim 2019 nanti, Honda RC213V. Usai menjajal motor barunya itu, Ia membantah semua yang dikatakan Cal Crutchlow. Waini… semoga ini bukan bibit perselisihan layaknya Lorenzo vs Petrucci di Ducati lalu.

Selama ini, RC213V terkesan menjadi motor yang sulit dikendarai. Mengendarai RC213V ternyata sangat menguras fisik karena memiliki karakteristik yang komplek. Setidaknya itu yang dikatakan Crutchlow. Kedigdayaan RC213V musim lalu lebih karena bakat dan skill luar biasa dari Marc Marquez.

Lorenzo Bantah Crutchlow

“Honda memiliki pembalap terbaik, jelas Honda sejauh ini merupakan motor yang lebih kompleks untuk dikendarai, motor yang paling menguras fisik,” ujar Crutchlow seperti dikutip dari motorsport.com (27/1/2019).

Lorenzo Bantah Crutchlow

Mengomentari keluhan Crutchlow, Lorenzo yang datang dengan pengalaman mengendarai Yamaha dan Ducati membantah. Bahkan Lorenzo mengatakan mungkin Crutchlow sudah lupa rasanya mengendarai motor lain.

“Tidak, saya tidak setuju dengan pendapatnya,” tegas Lorenzo. “Saya tak tahu, (mungkin) karena sudah menggunakan Honda selama beberapa tahun. Mungkin motornya berubah, atau ia tak ingat bagaimana rasanya mengendarai motor lain”.

Lorenzo Bantah Crutchlow

Lorenzo justru menganggap RC213V yang dikendarainya di tes Jerez dan Valencia lebih mudah dikendalikan dibanding Desmosedici GP. Motor Ducati itu disebutnya lebih menguras fisiknya karena keliarannya.

“Feeling saya adalah motor ini tidak menguras fisik seperti Ducati, dan pada area tersebut saya tak akan memilki banyak masalah ke depannya,” tutup pembalap yang masih akan absen di tes Sepang bulan depan itu.

Potensi Konflik Seperti Petrucci

Bantahan Lorenzo terhadap pendapat Crutchlow semoga saja tidak mengacaukan fokusnya di Honda. Sedikit flashback, Lorenzo punya pengalaman kurang menyenangkan di Ducati. Ia beberapa kali adu argumen hingga menjurus konflik dengan Danilo Petrucci.

Kebetulan, posisi Crutchlow saat ini dengan Petrucci kala itu sama. Keduanya sama-sama sebagai pembalap tim satelit dengan motor setara pembalap tim pabrikan.

Lorenzo Bantah Crutchlow

Keduanya beberapa kali terlibat perang kata-kata di media. Seperti ketika Lorenzo tengah terjepit di Ducati akibat belum juga menang, Petrucci makin memanasi situasi dengan terang-terangan mengaku mengincar posisinya. Kemudian, di kesempatan lainnya Lorenzo membalas dengan menyebut Petrucci sebagai pembalap murah.

Kita tunggu saja apakah Crutchlow akan merespon pendapat Lorenzo ini atau sebaliknya lebih meredam potensi konflik demi kepentingan tim?

Advertisements