Quartararo dan Mir, Rookie Bintang 5 Di Losail!

ktm indonesia

Ada 4 rookie di MotoGP musim ini. Keempatnya sudah menjalani debut di seri pembuka, GP Qatar, akhir pekan lalu. Keempat debutan mengalami nasib yang berbeda di balapn tersebut. Dua di antaranya bisa disebut bintang di balapan malam itu.

Francesco Bagnaia menjadi rookie pertama yang finish lebih dulu alias gagal melanjutkan balapan. Pecco harus kehilangan sayap kanan motornya usai tersenggol Danilo Petrucci di tikungan pertama selepas start. Mustahil melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, Pecco akhirnya masuk pit.

Sementara itu, Miguel Oliveira, rookie yang dimiliki KTM Tech3, harus puas berjibaku di baris belakang sejak balapan dimulai. Pembalap Portugal itu finish setingkat di belakang Fabio Quartararo, rookie lainnya dari Petronas Yamaha.

Quartararo dan Mir menjadi contoh pembalap debutan yang mampu mengatasi masalah untuk tampil solid di trek. Kendati hasil akhir di luar ekspektasi, namun usahanya tetap patut diacungi jempol.

Fabio Quartararo

Lalu, mengapa Quartararo disebut bintang di balapan kemarin? Padahal sang pembalap hanya finish ke-16 alias di luar zona poin. Jawabannya simpel, Quartararo tampil impresif walaupun mengalami nasib buruk.

Ya, nasib buruk dialami Quartararo jelang lap pemanasan alias warm-up lap . Yamaha M1-nya mengalami engine stall alias mati mesin. Akibatnya, Ia harus menjalani start dari pit lane.

quartararo dan mir

Memulai balapan dari pitlane tentu bukan sebuah hal yang mudah. Tapi, berbekal penampilan impresif sejak latihan bebas hingga kualifikasi, rookie asal Prancis itu terus menggeber M1. Satu per-satu pembalap di depannya disalip. Bahkan, Ia sempat mencatatkan waktu terbaik personal pada di lap 2 dan 3 dengan 1:55,039.

Sayang memang, akhirnya Ia harus mengakhiri balapan di posisi 16. Ia kehabisan waktu dan keausan ban yang tinggi akibat agresivitasnya. Ia pun bertekad melupakan hasil tersebut dan ingin mengambil pelajaran dari insiden teknis yang terjadi di Losail.

Joan Mir

Rookie terbaik di Qatar. Joan Mir berhasil tampil impresif sepanjang 22 lap Losail. Ia bahkan sempat bertarung di baris depan dengan Danilo Petrucci, Cal Crutchlow dan rekan setimnya, Alex Rins.

quartararo dan mir

Ia beberapa kali melakukan overtake terhadap pembalap-pembalap itu di depan. Sayang memang, akibat agresivitasnya di depan, perlahan ban belakang GSX-RR mengalami degradasi. Bersama Quartararo dan Mir, keduanya patut diacungi jempol.

Mir kemudian sulit mengembalikan pace-nya. Perlahan posisinya terus tergusur dan akhirnya finish ke-8. Kendati hanya finish ke-8, tapi torehan ini tetaplah luar biasa. Mir menjadi rookie terbaik di Losail. Ia mampu mengalahkan beberapa pembalap top seperti Jorge Lorenzo (Repsol Honda), Andrea Iannone (Aprilia Gresini), serta Johann Zarco (Red Bull KTM).

Quartararo dan Mir dipastikan akan menyambut seri kedua di Argentina dengan antusiasme tinggi. Kita tinggal menunggu gebrakan dari rookie lainnya, Pecco dan Oliveira.


Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.