Cerita Dimas Ekky Gagal Raih Poin Gara-Gara Murid Rossi!

Cerita Dimas Ekky Di Moto2 Qatar merupakan yang tersisa dari gelaran seri perdana MotoGP Qatar. Dimas bertarung di kelas Moto2. Sayangnya, hasil yang diraih kurang maksimal. Pembalap binaan Honda itu finish ke-24 dari 26 pembalap yang menyelesaikan balapan.

Kabar baiknya Dimas berhasil menyelesaikan balapan penuh selama 20 lap atau sekitar 107,6 km (motogp.com, 14/3/2019). Namun, tentu saja capaian itu di luar zona poin (top 15). Lalu, bagaimana cerita Dimas Ekky sehingga ‘hanya’ finish di posisi belakang tersebut?

Dikutip dari motorsport.com (12/3/2019), rencana Dimas adalah menyerang sejak selepas lampu start padam. Ia berencana merengsek di tengah crowded-nya pembalap yang akan masuk tikungan satu.

cerita dimas ekky

Namun sayang, ketika mulai balapan dan ingin berakselerasi, terhalang oleh kecelakaan yang melibatkan Nicolo Bulega, Iker Lecuona dan Jorge Navarro di tikungan pertama. Posisi Dimas kurang beruntung.

Ia tepat di belakang Bulega, sehingga untuk menghindari tabrakan, pembalap kelahiran Depok itu harus mengurangi kecepatan. Alhasil, Ia pun tertinggal dari rombongan di depan yang terus berakselerasi maksimal selepas tikungan.

“Kemarin saya fokus untuk menekan sejak awal. Namun, di tikungan pertama, Bulega terjatuh di depan saya dan saya harus melaju lurus. Perasaan saya baik dan yakin jika tidak melaju lurus mungkin bisa finis 15 besar,” ujar Dimas.

Tapi, itulah balapan, kondisi di trek dengan puluhan rival yang sama-sama ingin melaju terdepan, apapun bisa terjadi. Dimas memang apes, terlepas dari performanya yang sepanjang akhir pekan di Losail kurang menggembirakan.

Pujian Dari Eks Pembalap MotoGP

Sementara itu, pujian datang dari Hiroshi Aoyama, Team Manager Honda Team Asia. Kendati gagal mencetak poin, Aoyama yang juga eks pembalap MotoGP itu menyebut torehan Dimas Ekky yang berhasil menyelesaikan balapan adalah langkah bagus.

“Satu hal yang bagus adalah dia finis balapan, menekan setiap lap dan saya harap ini memberinya kepercayaan ekstra untuk balapan berikutnya,” ungkap Aoyama.

cerita dimas ekky

Memang, salah satu kekuatan dalam menghadapi sebuah kompetisi panjang adalah optimisme. Dan, semoga dengan hasil di Losail, Dimas makin percaya diri dan optimis menyambut seri kedua di Argentina, akhir bulan.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.