Ducati Serang Balik 4 Tim Pemrotes, Panas!!!

ktm indonesia

Setelah diprotes menggunakan winglet terlarang, kini Ducati balik menyerang sang pemrotes. Bahkan, khusus Honda mereka siap lapor balik. Wah makin panas nih, seru!

Empat tim pemrotes usai balap Qatar adalah KTM, Aprilia, Suzuki dan Honda. Mereka menganggap winglet yang nempel di lengan ayun belakang Demosedici GP19 ilegal. Winglet itu dicurigai membantu aerodinamika GP19, sesuatu yang dibantah keras Ducati.

Kini, sambil menunggu keputusan banding sebelum GP Argentina, Ducati heran dengan sikap ke-4 tim itu yang mempertanyakan komponen tambahan itu, padahal sudah diperbolehkan oleh Direktur Teknis MotoGP Danny Aldridge. Ducati serang balik mereka, terutama Honda.

General Manager Ducati, Gigi Dall’Igna menyerang balik keempat tim itu. Ia menyebut KTM dan Aprilia sebaiknya tidak buang-buang waktu memprotes. Sebaiknya mereka fokus mengembangkan motor dibanding ikutan protes.

“Saya tidak banyak bicara tentang hal ini dalam kasus KTM dan Aprilia. Jika saya adalah mereka sekarang, saya akan memikirkan sesuatu yang lain dan sedikit mencoba mengembangkan motor,” ketus Gigi dikutip dari motorsport.com (15/3/2019).

Sedangkan, Suzuki dan Honda disebutnya menginginkan kemenangan Dovizioso dianulir. Ducati serang balik Honda nih…

ducati serang balik

“Pendekatan yang diambil Suzuki dan Honda bisa berbeda, karena mereka sebenarnya bisa mengambil keuntungan nyata atas kemungkinan diskualifikasi [pemenang balapan Qatar, Andrea] Dovizioso dan Ducati dari balapan pertama kejuaraan,” tambah pri yang identik dengan rambut putihnya itu.

Ducati Serang Balik Honda

Sembari menyerang Honda, Gigi Dall’Igna juga menyebut sayap RC213V berbahaya bagi pembalap lain. Selain itu, sayap disinyalir bisa menghasilkan fungsi aerodinamika, dimana itu sesuatu yang dilarang.

ducati serang balik

“Sayap Honda benar-benar berbahaya bagi kami. Tidak hanya itu, namun karena dibuat dengan basis ramping, dapat mengalami deformasi signifikan dari beban yang mereka alami. Selain itu juga dapat menciptakan fungsi perangkat aerodinamika yang dapat dipindahkan,” sebut Gigi.

Jadi, kita tunggu saja kelanjutan perseteruan ini. Yang jelas, keputusan banding protes winglet Ducati itu akan diputuskan sebelum GP Argentina. Kita tunggu saja minggu depan nih.

Sampeyan dukung siapa, cak? Btw, Yamaha harusnya memanfaatkan kisruh ini dengan mempercepat progress M1 agar bisa bersaing kembali di depan.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.