WorldSBK 2019: Who Can Stop Bautista?

Alvaro Bautista kembali mengalahkan Jonathan Rea di Race 2 WorldSBK Thailand, Minggu (17/3/2019). Ini adalah kemenangan ketiga Bautista di tiga balapan di Negeri Gajah Putih itu. Who can stop Bautista?

Beberapa tahun terakhir muncul pameo di WorldSBK “who can stop Rea?”. Ungkapan yang mengacu pada performa luar biasa pembalap Inggris itu di ajang balap motor masspro itu. Empat musim terakhir nyaris tidak memiliki lawan, empat gelar juara dunia beruntun berhasil dikoleksinya. Who Can Stop Rea?

who can stop

Dan, WorldSBK 2019 sejatinya pertanyaan itu masih terus eksis sebelum seri perdana dilangsungkan. Ya, di pramusim performa Rea masih menunjukkan tanda-tanda tidak punya lawan. Kombinasinya dengan Kawasaki ZX-10RR seperti sulit dibendung.

Tapi, WorldSBK musim ini kedatangan eks MotoGP rider, Alvaro Bautista. Memang, kehadiran Bautista diprediksi bisa menyulitkan sang juara bertahan. Apalagi, Ducati, tim yang dibelanya, punya senjata baru Panigale V4 R. Tapi, hanya sebata smenyulitkan, sekali lagi, menyulitkan ya… itu prediksinya.

who can stop

Shock Therapy di Australia

Hingga akhirnya tibalah balapan pertama seri pembuka di Australia, di Sirkuit Philips Island yang juga dipakai MotoGP. Race 1 seluruh pecinta WorldSBK dibuat terbelalak. Kombinasi Bautista dan Panigale V4 R tanpa ampun melibas Rea dengan ZX-10RR-nya. Tidak hanya menang, tapi jarak keduanya nyaris 15 detik! Wow… ini sih bukan menyulitkan lagi.

who can stop

Harapan pertarungan ketat sempat muncul ketika Bautista ‘hanya’ menang dengan jarak 1,1 detik di Superpole Race. Namun, di Race 2 hasil mirip Race 1 kembali terjadi. Bautista benar-benar mendominasi Rea. Panigale V4 R bukan lawan sepadan ZX-10RR. Bautista memenangi balapan ketiganya dengan jarak 12 detik.

Walau menyapu bersih kemenangan, namun publik masih berharap di seri kedua Thailand nanti Bautista akan mendapat perlawanan ketat dari Rea. Itu harapannya… faktanya?

Thailand Juga Dibabat Habis

Dominasi Bautista di Thailand sudah nyata sejak latihan bebas pembuka. FP1, FP2, FP3, Kualifikasi dan Warm Up semuanya dibabat dengan posisi pertama. Di Race 1, Spaniard makin memantabkan dominasinya. Ia memenangi balapan dengan jarak 8 detik dari Rea yang lagi-lagi kedua. Kemenangan keempat beruntun Bautista!

Balapan kelima atau kedua di Thailand adalah Superpole Race selama 10 lap. Sempat diwarnai red flag, Bautista lagi-lagi menang. Ia kembali mengalahkan Rea, kali ini gapnya 2 detik. Kemenangan kelima beruntun.

Race 2 pada hari Minggu Rea tidak juga bisa kalahkan Bautista. Bahkan, selisih keduanya di balapan kedua itu menjadi 10 detik. Bautista tak tersentuh sejak awal. Kemenangan keenam beruntun Bautista di enam balapan perdana. Ungkapan itu kini menjadi Who Can Stop Bautista?

Harapan Terakhir Seri Eropa

Jika masih bisa berharap Bautista bisa disaingi Rea, maka seri Eropa bisa dijadikan asa terakhir. Seri ketiga WorldSBK akan menjadi seri pembuka Eropa. Seri Eropa biasanya menjadi tolak ukur sebenarnya performa pembalap dan motor dalam musim itu.

Bukan tanpa sebab, seri Eropa bisa dimaksimalkan seluruh tim karena rata-rata markas mereka ada di benua biru itu. Sehingga, jarak yang dekat antara sirkuit balap dengan markas besar bisa mengotimalkan sumber daya yang dimiliki.

Jonathan Rea dan Kawasaki masih punya peluang untuk menghentikan dominasi Bautista dan Ducati yang akan di mulai di Aragon, 5-7 April mendatang. Tapi, jika masih kalah juga, kalah dengan gap yang besar, maka ikhlaslah menyerahkan mahkota juara ke mereka.

who can stop

Source: worldsbk.com

Advertisements