Aprilia Tidak Mau Kemenangan Dovizioso Dibatalkan

ktm indonesia

Sembari menunggu hasil keputusan banding, CEO Aprilia, Massimo Rivola hanya ingin sayap ‘sendok’ Ducati dilarang di balapan-balapan selanjutnya. Ia tidak ingin kemenangan Dovizioso di Qatar dibatalkan.

Yes, keinginan utama empat tim pemrotes spoiler belakang Desmosedici GP19 adalah agar Dorna tegas, mana part yang diperbolehkan mana yang dilarang. Memang, Danny Aldridge sudah melegalkan sayap ‘sendok’ GP19, namun masalah muncul ketika part yang sama sebelumnya dilarang untuk Aprilia.

aprilia

Terkait keputusan banding yang akan dikeluarkan hari ini pukul 11.00 CET atau sekitar 19.00 wib, Rivola mencoba memberikan solusi saling menguntungkan. Dovizioso tetap menang di Qatar, sayap ‘sendok’ dilarang.

BacaBanding Sayap Sendok Diputuskan Hari Ini

“Seharusnya (banding) tidak memiliki efek retroaktif: Dovizioso mempertahankan kemenangan di Qatar dan sejak GP Argentina Ducati kembali dan berjalan tanpa perangkat itu pada motornya,” ujar Rivola seperti dikutip dari marca.com (21/3/2019).

Kehadiran Rivola di MotoGP memang seperti provokator. Balapan baru sekali, sudah ramai dengan protes yang diinisiasinya. Namun, eks Direktur Ferrari F1 itu menegaskan hanya ingin memastikan regulasi dijalankan dengan benar. Sehingga ke depan seluruh keputusan tidak berbau ambigu.

Baca jugaRivola beberkan alasan protes

Rivola mancoba berpikir positif dengan menganggap Aldridge mungkin salah menafsirkan lampiran aerodinamis yang dijalankan oleh Ducati.

“Qatar sudah selesai, tetapi untuk masa depan kita harus berubah. Bahwa direktur teknis mengumpulkan lebih banyak informasi, kemudian menguraikan dokumen teknis baru, secara tertulis, dan menambahkan aturan baru. Dan semua orang akan lebih bahagia,” tambah pria Italiano itu.

aprilia
Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.