Target Minimalis KTM Tech 3 di Argentina

KTM Tech 3 menyambut MotoGP Argentina ‘tidak dalam posisi di mana bisa bertarung untuk lima besar, tetapi target untuk kedua pembalap adalah meraih poin’. Padahal musim lalu mereka tampil sensasional di sana.

Tech 3 mengalami penurunan performa di awal musim ini. Di balapan pembuka Qatar, kedua pembalap mereka, Miguel Oliveira dan Hafizh Syahrin, gagal mempersembahkan poin. Keduanya finish di luar top 15; Oliveira P17, Syahrin P20 alias terakhir.

Oliveira menjadi yang paling menonjol. Rookie asal Portugal itu sempat nangkring di posisi 13 selama paruh awal balapan. Itu adalah posisi teratas para pembalap KTM. Namun, sayang posisinya tidak bertahan, Ia akhirnya finish di luar zona poin.

Balapan pembuka di Qatar menarik. Kami melihat perlombaan yang sangat menarik dari Miguel, saya pikir dia belajar banyak. Jelas, tujuh atau delapan lap terakhir mnyulitkannya. Tetapi itu adalah proses pembelajaran seorang rookie di kelas MotoGP,” kata bos tim Herve Poncharal seperti dikutip dari crash.net (25/3/2019).

Poncharal juga menyebut Qatar menjadi balapan yang berat bagi Syahrin. Ia kemudian mengenang memori Argentina 2018 yang hebat untuk timnya.

“Argentina 2018 adalah kenangan yang hebat, luar biasa, untuk kedua pembalap kami,” kata Poncharal. “Johann Zarco menjadi penantang sampai putaran terakhir dan berakhir di urutan kedua adalah peristiwa yang tidak dapat dipercaya. Hafizh melakukan balapan yang kuat dan finish di posisi kesembilan, yang merupakan hasil yang hebat bagi seluruh tim Tech3.”

tech 3

Tapi Poncharal kemudian realistis tentang peluang timnya akhir pekan ini. Top 15 menjadi lebih realistis dibanding top 5.

“Tidak dalam posisi di mana kami bisa bertarung untuk lima besar, tetapi target untuk kedua pembalap kami adalah untuk finis di poin dan mudah-mudahan bersama dengan Pol Espargaro dan Johann Zarco, dua orang kami akan membantu seluruh proyek KTM menjadi lebih kuat,” tambah Poncharal.

Oliveira Pernah Naik Podium di Argentina

Sebenarnya Tech 3 tidak benar-benar lemah di Argentina nanti. Mereka setidaknya punya kans dengan Oliveira yang di kelas Moto2 lalu bisa naik podium di Termas de Rio Hondo.

tech 3

Oliveira naik podium ketiga tahun lalu dan kedua di musim 2017. Ya, kendati beda kelas dan beda persaingan antara Moto2 dan MotoGP, setidaknya Oliveira punya bekal cukup menaklukkan Argentina.

“Argentina adalah trek pertama yang saya kendarai tanpa pengujian sebelumnya,” kata Oliveira. “Saya kira, itu akan berbeda dan kita perlu beradaptasi lebih cepat dengan kondisi dan lay out trek. Kita akan menemukan motor ini dengan trek, yang sudah saya kenal dan sangat sukai.”

“Mudah-mudahan kita bisa terus berjuang di mana kita selesai di Qatar, yang untuk poin. Saya merasa percaya diri dan siap bertarung lagi.”

Syahrin Ingin Kembalikan Performa

Sedangkan Hafizh Syahrin bertekad untuk membuktikan diri masih belum habis. Memang, peralihan motor dari yamaha M1 ke KTM RC16 mempengaruhi performa pembalap Malaysia itu musim ini. Ia terlihat sangat kesulitan menaklukkan RC16.

tech 3

“Saya benar-benar menantikan balapan berikutnya di Argentina. Saya ingin meningkatkan diri saya secara keseluruhan, tetapi juga beradaptasi lebih baik dengan motor dan belajar sebanyak mungkin. Mari kita lihat apa Yang bisa kita lakukan,” kata Syahrin.

“Selama liburan setelah putaran pertama di Qatar, saya telah berlatih sangat keras. Saya harap semuanya berjalan dengan baik. Mari bekerja keras dan bertarung”.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.