Aprilia Harus Fokus Menggali Potensi Motor

Andrea Iannone percaya Aprilia harus terlebih dahulu fokus pada menggali potensi RS-GP sebelum melakukan upgrade komponen.

Mantan pembalap Ducati dan Suzuki, Iannone melakukan debut bersama tim barunya, Aprilia di Qatar awal bulan ini. Hasilnya, Italiano itu memulai balapan di posisi 19 hasil kualifikasi dan mencetak dua poin untuk finis ke-14.

Rekan setimnya, Aleix Espargaro lebih kompetitif ketika ia memulai tahun ketiganya dengan pabrikan Italia itu dengan finis di peringkat 10, terpaut kurang dari 10 detik dari pemenang lomba, Andrea Dovizioso.

aprilia

Iannone mengakui cukup pesimis untuk balapan pertamanya bersama RS-GP. Hal tersebut didasari hasil tes pramusim bahwa Aprilia belum menemukan paket yang ada untuk potensi maksimal si kuda besi.

“Saya pikir setiap pembalap ingin peningkatan motor di setiap area,” kata Iannone pada acara khusus Aprilia di venue Grand Prix Italia Mugello akhir pekan lalu dikutip dari autosport.com (25/3/2019).

“Jadi tantangannya selalu begitu. Dan juga untuk diri saya sendiri, berusaha meningkat setiap minggu dan setiap tahun. Tetapi bagaimanapun, saya pikir kami memiliki basis motor yang bagus dan ini penting,” tambahnya.

aprilia

Iannone menyinggung soal beberapa area yang perlu ditingkatkan dari RS-GP. Akselerasi dan putaran mesin menjadi dua strong point itu. Sebenarnya, Iannone menilai paket RS-GP sudah punya basis dasar yang bagus. Tinggal bagaimana seluruh orang di tim mampu mengeluarkan seluruh potensi itu.

“Penting juga kita terus bekerja seperti sekarang, karena saya pikir basis yang kita miliki sekarang tidak kita gunakan pada 100%. Jadi, prioritasnya adalah kami tiba dengan motor ini 100 persen,” ungkapnya.

Espargaro Bicara Target di Argentina

Sementara itu, jelang menghadapi seri kedua, Aleix Espargaro punya target yang ingin dicapainya di Argentina. Ia menargetkan finish 10 besar lagi di Termas de Rio Hondo, sebuah trek di mana ia telah menikmati kesuksesan di masa lalu.

aprilia

“Itu adalah trek yang saya sukai, di masa lalu saya selalu kompetitif di sana, saya hampir mencapai posisi terdepan tiga tahun lalu (bersama Suzuki), dengan Aprilia saya juga sangat kompetitif dalam dua musim terakhir sehingga saya tidak sabar untuk pergi ke sana,” katanya.

Espargaro menyebut RS-GP musim ini punya strong point di gigi kelima dan keenam. Artinya, di putaran atas si kuda besi bisa kencang di trek lurus. Dan straight di Termas de Rio Hondo lebih dari 1 km, cocok!

“Yang penting adalah terus meraih poin, mencoba untuk finis 10 besar dalam dua balapan berikutnya. Dan ketika kami tiba di Jerez telah memiliki lebih dari 20 poin, ini akan menjadi fantastis,” tutup kakak kandung Pol Espargaro, pembalap KTM itu.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.