Termas de Rio Hondo ‘Nemesis’ Michelin

Sejak mengambil alih Bridgestone, Michelin tidak punya data komplit Termas De Rio Hondo. Cuaca menjadi ‘musuh’ utama produsen ban Prancis itu di Argentina.

Termas de Rio Hondo telah terbukti menjadi salah satu ‘lawan’ terberat Michelin. Hal itu terjadi sejak debut pemasok ban tunggal MotoGP tahun 2016 silam. Inilah ‘nemesis’ Michelin di MotoGP, Termas de Rio Hondo!

Sifat abrasif dari sirkuit sepanjang 4,806 km, dikombinasikan dengan trek lurus yang panjang dan cuaca yang cepat berubah menjadikan Termas de Rio Hondo tidak terdata sempurna.

termas de rio hondo

Sifat abrasif aspal masih bisa dikondisikan, trek lurus yang panjang bisa diatasi dengan data. Namun, gegara cuaca semua itu menjadi tidak mungkin.

Praktis sejak 2016 silam, setiap balapan di Argentina selalu diwarnai cuaca yang tidak sempurna. Michelin tidak pernah benar-benar mengalami akhir pekan yang kering di lintasan.

Di tahun 2016 lalu, Scott Redding (Octo Pramac) mengalami kejadian mengerikan pada sesi FP4 di Termas de Rio Hondo. Ketika sesi FP4 baru berjalan sekitar sepertiganya, tiba-tiba ban belakang medium yang dipakai Redding terkelupas dan banyak serpihan berterbangan.

termas de rio hondo

Ban Simetris

Namun akhir pekan nanti Michelin akan menyediakan ban belakang simetris untuk pertama kalinya.

“Lintasan Termas telah menjadi sedikit musuh bagi Michelin sejak kami kembali ke MotoGP,” kata Manajer Dua Roda Michelin Motorsport Piero Taramasso seperti dikutip dari crash.net (25/3/2019).

“Ketika kami melakukan tes di sana pada tahun 2015 hujan turun, jadi kami tidak mendapatkan data lengkap. Tiga tahun kami berpacu di sana kami mengalami cuaca buruk. Kami tidak pernah bisa mendapatkan akhir pekan yang benar-benar kering di mana kami benar-benar dapat menilai kinerja ban,” tambahnya.

Tahun lalu permukaan trek Termas dilakukan pengaspalan ulang. Namun, lagi-lagi Michelin tidak dapat mengujinya. Alhasil, kini mereka membangun 4 jenis ban berdasarkan kinerja ban di sirkuit lain yang mirip dengan Termas. Akhirnya keputusan dibuat, menggunakan ban belakang simetris.

termas de rio hondo

Padahal kita tahu Termas memiliki lebih banyak tikungan ke kanan dibanding ke kiri. Bahkan, nyaris dua kali lipat perbedaannya. Tikungan ke kiri 5, ke kanan 9.

“Ini adalah trek yang menantang yang benar-benar dapat mendorong ban ke batas maksimal, terutama jika cukup hangat. Jadi kami telah mempersiapkan diri dan bertekad untuk mendapatkan hasil yang bagus – jika cuaca memungkinkan kami untuk melakukannya!”

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.