“Jika Ia Membalap Hingga Usia 50, Siapa Tahu”

Marquez berkomentar tentang beberapa hal, salah satunya apakah Dia dan Rossi bisa menjadi rekan satu tim. Termasuk hubungan keduanya.

Sebuah acara yang dihelat Estrella Galicia 0,0 di Sao Paulo, Brazil, Selasa (2/4/2019) mengundang pemenang GP Argentin, Marc Marquez. Tentu saja, Marquez melakukan sesi wawancara. Dan sang juara dunia bertahan mengomentari beberapa hal seputar rival, rekan satu tim dan tentu saja Valentino Rossi.

Marquez dan Rossi terlihat berjabat tangan usai finish 1-2 di Termas de Rio Hondo. Sebuah situasi yang menarik mengingat hubungan panas keduanya, termasuk kejadian musim lalu di tempat yang sama.

marquez dan rossi

“Apapun yang terjadi dengan Valentino, media akan memblow-upnya karena Ia pembalap paling populer di grid,” ujar Marquez dilansir dari motogp.com (3/4/2019).

Ketika disinggung soal insiden musim lalu dimana Ia menjadi penyebab jatuhnya Rossi dan berujung penalti tambahan 30 detik bagi dirinya, Marquez menjawab.

“Saya tidak masalah mengakui itu adalah kesalahan saya dan itulah sebabnya saya pergi untuk meminta maaf. Yang penting adalah mengetahui bahwa Anda telah melakukan kesalahan. Tetapi tahun ini ceritanya telah banyak berubah. Waktu menyelesaikan segalanya,” jelas pembalap bernomor 93 itu.

marquez dan rossi

Marquez juga mengakui bahwa berteman dengan salah satu saingan benar-benar sulit, bahkan hampir tidak mungkin karena persaingan di lintasan. “Namun, di luar trek, Anda harus memiliki rasa hormat.”

Setim dengan Rossi?

Dan apa yang dipikirkan Marquez tentang berbagi garasi dengan juara Dunia sembilan kali? Pertanyaan itu diajukan kepada Juara tujuh kali.

“Ya ampun, jika Ia membalap hingga usia 50 tahun, Anda tidak pernah tahu,” jawabnya diplomatis.Marquez kemudian memuji Rossi. “Apa yang dilakukan Valentino pada usia 40 tahun adalah luar biasa, terutama karena bagaimana Ia terus termotivasi dan mempertahankan semangatnya.”

Penantang Serius

Percakapan beralih ke siapa yang dilihat Marquez sebagai penantang kejuaraan utamanya musim ini. Dengan dirinya yang saat ini memimpin 4 poin dari Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) dan 14 poin dari Rossi (Monster Energy Yamaha), seri ketiga adalah Austin.

“Dovizioso mungkin akan membuat segalanya menjadi sulit, tetapi Valentino akan ada di sana,” tebak Marc sekaligus secara implisit memuji Rossi.

marquez dan rossi

“Sangat aneh bahwa setiap tahun ada nama-nama baru, tetapi pada akhirnya yang muncul sama. Tahun lalu, kejuaraan berakhir dengan Valentino, Dovi dan saya sebagai tiga teratas dan tahun ini kami sama.”

Marquez juga menyebutkan Lorenzo, yang saat ini berjuang dengan cedera dan kurangnya waktu adaptasi pada motor barunya. Tapi Marquez yakin rekannya sesama Spanyol itu akan menjadi baik.

“Jorge mungkin berjuang untuk beradaptasi lebih banyak, tetapi dia memiliki skill dan kemampuan yang sama seperti biasanya. Pada akhirnya, dia akan cepat, saya yakin.”

Advertisements