Lorenzo Merasa Vinales Sama Dengan Dirinya

ktm indonesia

Sama-sama punya start buruk, sama-sama punya racing line berbeda. Sehingga X-Fuera memahami kondisi Top Gun saat ini.

Maverick Vinales seolah identik dengan start buruk. Qatar dan Argentina telah menunjukkan bagaimana Ia terlihat amatir selepas lampu start padam. Bahkan, di COTA Ia melakukan jump start.

“Saya masih tidak mengerti. Sudah dua tahun, tetapi saya masih belum mengerti bagaimana melakukan (start bagus),” tutur Vinales dilansir motorsport.com (25/4/2019).

Rupanya, kondisi yang dialami Vinales dipahami oleh Jorge Lorenzo, sang kompatriotnya dari Spanyol. Lorenzo juga pernah merasakan kesulitan mempertahankan posisi grid.

“Saya juga menderita dalam masalah ini pada awal karier saya di MotoGP. Biasanya saya pole position atau baris depan, lalu saya kehilangan satu baris karena start buruk dan kemudian [menjadi] sulit,” ungkapnya.

Lorenzo

Tidak hanya soal start buruk, Lorenzo juga memahami kesulitan Vinales untuk segera kembali ke baris depan usai start buruk. Ya, kendati meraih pole di Qatar, kemudian start kedua di Argentina, namun hasil akhir kedua balapan itu tidak berlangsung baik bagi Vinales.

Ia finish ketujuh di Losail, DNF di Termas de Rio Hondo dan hanya ke-11 di COTA. Alhasil, kini Ia tercecer di posisi 12 klasemen dengan 14 poin. Bandingkan dengan sang partner, Valentino Rossi yang menempati posisi runner up dengan 51 poin.

“Saya memiliki racing line yang sangat berbeda dibanding pembalap lain/ Mungkin inilah yang terjadi pada Maverick. Dia lebih suka melaju sendirian dan memimpin balapan,” tambah Lorenzo.

Ya, Vinales sendiri pernah berujar bahwa Ia sangat cepat di latihan bebas dan kualifikasi namun begitu kesulitan menyalip pembalap lain saat race. Dan kondisi ini mirip dengan yang dialami Lorenzo.

Penikmat MotoGP mungkin sudah tidak asing dengan istilah Lorenzo Touring. Ya, julukan itu mengacu pada kebiasaan Lorenzo saat sudah memimpin balapan dan menemukan ritme, Ia akan jauh meninggalkan rival-rivalnya. Namun, ketika harus berjibaku dari belakang, Ia sangat kesulitan melakukan overtake. Persis!

Lorenzo
Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.