Finish Top 10, Rookie Bagnaia Sumringah

ktm indonesia

“Sebelumnya finish P14, kini P9 jadi perkembangannya sangat bagus. Dan kita akan melanjutkan arah ini”

Setelah hasil mengecewakan DNF karena kerusakan sayap di Qatar, rookie Francesco Bagnaia membuat progress bagus. Ia telah membuat langkah maju dengan finish ke-14 di Argentina diikuti oleh tempat kesembilan di COTA.

Pembalap Pramac Ducati meraih sepuluh besar pertamanya di kelas premier dengan performa konsisten di Austin. Ia mampu menahan Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, dan kemudian Takaaki Nakagami untuk mematenkan posisinya.

bagnaia

“Itu adalah balapan yang sangat panjang. Saat start berjalan normal, tetapi kemudian saya tidak mengerti apa yang dikatakan ban depan kepada saya. Tetapi saya terus mencoba menekan lagi dan dapat menjaga pembalap lain di belakang saya,” kata Bagnaia dilansir dari crash.net (22/4/2019).

“Saya senang karena ini sepuluh besar pertama saya. Jujur, saya lebih mengharapkan sepuluh besar di Argentina daripada di sini, karena itu salah satu trek tersulit bagi Ducati dan bukan favorit saya. Jadi saya senang karena kami bekerja dengan sangat baik akhir pekan ini dan kita harus terus seperti ini.”

Seri berikutnya akan menjadi pembuka putaran Eropa di Jerez. Tahun lalu tes musim dingin diadakan di tempat ini, pada November.

“Saya tidak mengharapkan apa-apa tetapi saya ingin melanjutkan kemajuan saya,” kata Bagnaia. “Dengan tim, kami memahami banyak hal. Ini penting dan juga akan sangat penting untuk menyelesaikan balapan lagi.”

bagnaia

Bagnaia kini berada di posisi kedua perebutan Rookie of the Year. Ia mengoleksi sembilan angka atau delapan poin di belakang Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT). Quartararo sendiri rookie teratas di COTA usai finish ketujuh, unggul 4,5 detik dari Bagnaia.


Advertisements