Terpuruk, Johann Zarco Ganti Pelatih

Performa buruk musim ini disinyalir menjadi penyebab Johann Zarco ganti pelatih. Ia mengejar kenyamanan dan kebebasan untuk meningkatkan performanya.

Zarco sempat menjadi fenomena saat menjalani debut MotoGP tahun 2017 silam. Memperkuat Tech3 Yamaha, Ia tampil impresif sepanjang musim, termasuk sempat memimpin 7 lap awal seri pembuka Qatar. Akhirnya, di akhir musim gelar Rookie of The Year 2017 menjadi reward penampialannya.

Namun, bersama tim baru KTM factory, performa Zarco mendadak menukik tajam. Lima balapan awal tak sekalipun Ia mampu finish top 10. Raihan terbaiknya hanya finish ke-13 di Austin dan Le Mans. Alhasil, poinnya masih 10. Tak mau keterpuruknnya berlanjut, Zarco ganti pelatih.

Dia merekrut Jean-Michael Bayle untuk menggantikan Laurent Fellon. Bayle adalah mantan pembalap Grand Prix kelas premier. Pria berusia 50 tahun itu pernah mencatatkan dua kali pole position dengan Yamaha, serta peringkat kesembilan pada klasemen akhir sepanjang karier di balap 500cc. Selain membalapĀ road racing, ia berkiprah pula di ajang motokros.

zarco ganti pelatih

“Saya sudah menghubungi Bayle sejak tahun lalu. Kami tidak banyak berbicara, tapi hanya sedikit waktu untuk melihat apa yang saya butuhkan,” katanya, dikutip dariĀ motorsport.com (25/5/2019).

“Target bersama Jean-Michel, untuk membawa lebih banyak kebebasan pikiran dan untuk mendapatkan performa murni dari saya, bahkan jika saya belum menang,” tutupnya.

Advertisements