Klausul Kontrak Pecco Bagnaia Bikin Pramac Dilema

Andai Ducati mempertahankan Danilo Petrucci, Pramac Racing dalam kondisi ketidakpastian spek motor yang akan digunakan musim 2020.

Situasi Pramac Racing cukup rumit menghadapi musim depan. Penyebabnya mulai dari ambisi Jack Miller, rumor perekrutan Alex Marquez hingga bermuara pada klausul kontrak sang rookie, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia.

Jadi begini, beberapa saat lalu pembalap utama Pramac musim ini, Miller, memutuskan untuk berjuang merebut satu kursi di tim utama Ducati. Jelas, yang menjadi target adalah kursi Petrucci yang memang hanya dikontrak hingga akhir musim ini.

Mendapatkan kenyataan seperti itu, Pramac ambil ancang-ancang mencari pengganti pembalap Australia itu musim depan. Isu paling santer adalah merekrut pemenang Moto2 Le Mans lalu, Alex Marquez. Bahkan, Francesco Guidotti, Manajer Pramac serta Emilio Alzamora, manajer Marquez telah melakukan pembicaraan.

klausul kontrak pecco

Situasi berikutnya adalah di dalam klausul kontrak Pecco disebutkan bahwa sang pembalap akan menggeber Ducati Desmosedici GP20 atau spek terbaru Ducati musim 2020, sama dengan yang digunakan dua pembalap utama. Artinya, Pramac merekrut calon pengganti Miller untuk menggeber GP19. Pramac memang mendapatkan opsi motor terbaru dan setahun lebih tua.

Situasi menjadi rumit jika dalam perjalanannya nanti, ternyata Ducati mempertahankan Petrucci. Ya, jika kondisinya begitu berarti Miller gagal menembus skuad utama Borgo Panigale. Dan, itu berarti agak mustahil Ia dipertahankan Pramac. Apa iya Miller mau menjadi pembalap kedua dan menggeber GP19, sedangkan Ia kini sudah menggeber motor itu sebagai pembalap utama.

klausul kontrak pecco

Pun demikian andaikan Ducati memilih Miller, maka mustahil juga bagi Petrucci untuk balik ke Pramac sebagai pembalap kedua.

“Satu-satunya hal yang jelas sekarang adalah Pecco [Bagnaia] mendapat GP20 dan akan membalap bersama Pramac,” ucap Direktur Olahraga, Paolo Ciabatti, kepada motorsport.com (27/5/2019) perihal spek motor musim 2020.

Sebenarnya ada solusi yakni Pramac mendapatkan dua motor GP20, yang berarti di lintasan nanti akan ada 4 motor GP20. Tapi, Ducati sendiri belum melakukan eksplorasi lebih dalam soal kemungkinan ini. Andaikan opsi ini terjadi, Ducati akan ikuti jejak KTM yang menurunkan 4 motor utama di musim ini.

Jadi, bagaimana dong? mbuh

Advertisements