Debut Moto3, Gerry Salim Nyaris Raih Poin

Debut Gerry Salim di kompetisi Moto3 (tanpa CEV lho ya) cukup menjanjikan. Start dari posisi 27, arek Suroboyo itu berhasil menyelesaikan balapan di posisi 16.

Ya, nyaris sedikit lagi meraih poin. Gerry Salim hanya berjarak 0,076 detik dari peringkat 15, Makar Yurchenko asal Kazakhstan sebagai pembalap terakhir di zona poin. Tapi, kendati belum berhasil meraih poin, apa yang sudah ditampilkan Gerry sudah menjanjikan.

Balapan Moto3 Mugello ini adalah debut si Bonex – julukan Gerry – di kompetisi level dunia sekelas grand prix. Tentu saja, tidak banyak yang berharap Gerry bisa langsung tune ini. Apalagi kompetisi Moto3 terkenal sangat ketat dan alot. Bayangkan saja, dalam sebuah balapan pemenangnya baru bisa ditentukan di akhir balapan.

Tidak jarang battle memperebutkan posisi pertama diikuti 7-8 pembalap, sesuatu yang nyaris tidak akan bisa kita saksikan di kelas atasnya. Bahkan, musim ini 6 seri pembuka Moto3 2019 telah melahirkan 6 nama pemenang berbeda. Ketat!

Gerry salim

Perjalanan Gerry Salim di Mugello

Dikutip dari motorsport.com (2/6/2019), Gerry debut Moto3 pada latihan bebas pertama Jumat (31/5/2019). Ia menempati posisi 28 dari 31 pembalap. Catatan waktunya 2:00,045, tertinggal 1,857 detik dari pemuncak, Niccolo Antonelli.

Sesi latihan bebas kedua, performa Gerry meningkat. Ia naik ke posisi 25 dengan laptime di bawah 2 menit, tepatnya 1:59,015. Namun, memang semua pembalap meningkat. Tapi, Gerry hanya berjarak 1,548 detik dari Tetsuki Suzuki pemimpin sesi. Bahkan, Ia hanya berjarak 0,162 detik dari sang partner, Kaito Toba di peringkat ke-23.

Pembalap binaan Honda itu terus mempertajam laptime-nya di FP3. Ia berhasil mencetak best laptime 1:57,993. Namun sayang, Ia gagal menembus Q2 dan hanya menempati posisi 28. Ia pun harus mengikuti Q1.

Di kualifikasi pertama, Gerry gagal menembus top 4 sebagai syarat mengikuti Q2. Ia menempati posisi 13 atau ke-27 starting grid race Minggu. Sedangkan sang partner akan start di P8.

Jelang balapan, Gerry menampilkan performa menjanjikan di sesi warm up. Ia berhasil menembus posisi 10 dengan 1:58,034. Biasanya, kalau bagus di warm up berarti sang pembalap telah menemukan set up terbaik untuk race.

Nyaris Raih Poin

Dan akhirnya, di race Moto3 Mugello, Gerry menampilkan performa pantang menyerah yang luar biasa. Sempat naik turun posisi, bahkan turun ke posisi paling belakang di pertengahan lomba, perlahan tapi pasti Gerry terus naik.

Bahkan, beberapa lap sebelum finish, Gerry sempat masuk P13. Namun, akhirnya dengan persaingan yang sangat ketat, arek Suroboyo itu menyelesaikan balapan di posisi 16, hanya satu strip di bawah zona poin. Ia berhasil lebih baik dari Can Oncu (P18) dan Kaito Toba (DNF).

Balapan sendiri dimenangkan Toni Arbolino dari Italia. Kemenangan perdana Tony di karir grand prixnya. Juga pembalap keenam di 6 seri pembuka musim ini yang memenangi seri Moto3.

Gerry salim

Pengalaman berharga yang bisa diperoleh Gerry Salim di balapan level dunia. Penampilan yang cukup menjanjikan bagi pembalap Indonesia. Sebenarnya, daripada langsung ke kelas Moto2, level pembalap Indonesia masih lebih bisa bersaing di kelas Moto3 nih. Setuju gak?

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.