Zarco Ubah Gaya Balap Usai Finish Terakhir di Mugello?

Setelah dua kali crash menjelang race di Mugello, Johann Zarco finish di urutan 17 dan terakhir di MotoGP Italia. Zarco ubah gaya balap?

Musim menyedihkan Johann Zarco bersama Red Bull KTM bisa dibilang mencapai titik nadir baru. Selama akhir pekan di MotoGP Italia Ia tampil dengan kecepatan yang tidak memuaskan plus ditandai oleh lebih dari satu kecelakaan.

Perjuangan pembalap Prancis itu bisa digambarkan dari komentar bos KTM yang menginginkan Ia segera cepat beradaptasi dengan RC16. Sang big bos ingin Zarco bisa mengejar Pol Espargaro yang telah memberikan serangkaian hasil yang kuat dengan mesin yang sama.

Setelah menerimanya, Zarco perlu mengimbangi karakteristik RC16. Zarco mengatakan dia berusaha melakukannya di Mugello, tetapi crash di FP2 dan kualifikasi akhirnya merupakan hasilnya.

“Kami tahu kami menderita dan saya harus menunggu untuk memiliki beberapa hal baru di motor,” katanya dilansir crash.net (3/6/2019).

“Saya tahu saya perlu mengubah gaya saya tetapi bahkan dengan mencoba melakukan ini saya memiliki batasan yang sama seperti sebelumnya,” tambahnya.

“Kami hanya bisa menjadi lebih baik dari sini dan sekarang saya memiliki pengalaman enam bulan. Saya pikir tim memiliki informasi yang baik untuk cara bekerja.”

Zarco ubah gaya balap

Meskipun eks pembalap Yamaha Tech3 itu bisa menyelesaikan lomba, strategi ban lunak yang agresif tidak menuai hasil positif. Ia hanya finish ke-17 atau paling terakhir, bahkan kalah dari rookie KTM, Miguel Oliveira yang finish ke-16. Ia menyelesaikan balapan tanpa poin untuk pertama kalinya tahun ini.

Salah Pilih Ban?

Ketika disinggung soal pemilihan ban belakang soft, dimana Ia menjadi satu-satunya pembalap yang melakukannya, Zarco memberikan alasan pemilihan ban tersebut.

Zarco ubah gaya balap

“Saya ingin sedikit lebih konsisten, jadi memilih ban Soft. Saya ingin bisa bertarung di awal dan memahami apa yang bisa dilakukan lawan saya lebih baik dari saya atau tidak. Berharap bisa mendapatkan informasi yang bagus meskipun menderita di akhir lomba dan saya sangat lambat.”

Sejauh ini Zarco belum pernah menembus sepuluh besar musim ini. Berbeda dengan sang partner, dimana Pol Espargaro berhasil mencapai sepuluh besar di Italia. Makin parah karena jarak keduanya hampir setengah menit di Mugello kemarin.

Zarco ubah gaya balap
Si Zarco mana ya?

Jadi, haruskah Zarco ubah gaya balap di sisa musim ini?

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.