Apakah Yamaha Akan Mengulang Kesalahan Yang Sama Dengan Mio 125?

Mio125-22

Rideralam.com – Yamaha nampaknya makin ngebet dengan segmen matik. Pasca dilengserkan oleh Honda dengan “gerombolan” Vario dan BeAT, Yamaha terus berinovasi dengan motor “ompong” ini. Berbagai model dikeluarkan dengan desain grafis yang menggoda, performa yang diklaim melebihi kompetitor hingga model promosi yang bombastis, seperti dengan iming-iming hadiah miliaran rupiah, semua itu sudah dilakukan oleh Yamaha. Hasilnya?

Hingga tulisan ini dibuat boleh dibilang usaha Yamaha belum berhasil. Mio series, Soul series hingga si retro masih juga belum mampu mendongkel dominasi duo Vario dan BeAT. Bahkan, jika semua matik Yamaha digabungpun masih belum bisa mengalahkan BeAT. Mengapa bisa begitu?

Banyak faktor yang bisa membuat kondisi itu terjadi. Bisa di pos harga, oknum sales nakal di dealer, hingga fitur yang disediakan oleh Yamaha dimatik-matiknya. Bicara soal harga, walaupun ada yang lebih mahal namun matik Yamaha juga ada yang lebih murah dibanding matik Honda. Jadi, faktor ini walaupun ada tapi tidak terlalu signifikan. Mau bukti? Coba brosis lihat harga New GT125 dengan Vario Techno 125 ISS, lebih mahal Vario namun justru lebih laris.

Bicara oknum sales nakal, walau belum ada penelitian secara resmi, namun sepertinya memang ada masalah di sektor ini bagi Yamaha. Tidak jarang kita dengar ulah oknum sales di dealer Yamaha yang “menekan” calon konsumen untuk membeli secara kredit alih-alih cash, padahal si konsumen sudah menyiapkan dana cash. Alhasil, karena merasa diintimidasi si calon konsumen kabur ke kompetitor. Apakah oknum sales Honda melakukan hal sama? Sulit mengatakan tidak… cmiiw

Jika bicara fitur, boleh jadi disinilah letak kekalahan matik Yamaha. Inovasi yang dihadirkan Honda di kelas matiknya sungguh all out (jika dibanding Yamaha) terutama soal fitur. Coba kita ingat-ingat dengan fitur-fitur ini; side stand switch, shutter key, helm in, parking brake lock, hingga idling stop system dan answering back system. Apakah fitur itu ada di matik Yamaha?

Yamaha selalu menggambarkan matiknya itu sporty, high performance, stylish hingga keren dan macho. Artinya, Yamaha berusaha memasuki mindset konsumen dengan jargon-jargon yang lebih ke arah “hanya ungkapan subjektif” bukan fakta yang bisa diihat semua orang. Sehingga tidak sedikit yang mengatakan Yamaha lebay.

Kondisi selalu kalah dalam fitur inilah yang disinyalir membuat matik Yamaha selalu kalah hingga saat ini. Dan kondisi ini apakah kembali akan diulangi Yamaha dengan Mio 125? Jika memang diulangi lagi, yassalaaaamm…

Advertisements

14 Comments

Comments are closed.