Bahaya Laten Agresivitas Honda Dalam Mengeluarkan Produk Baru

Mengamati agresivitas Astrea Honda Motor (AHM) dalam menelorkan produk baru roda dua pada tahun ini sungguh membuat decak kagum dan terbengong-bengong. Bayangkan tiap bulan nyaris selalu mengeluarkan motor baru, entah itu facelift atau yang benar-benar motor baru.

Di jalanan, tampak mendominasi motor-motor keluaran Honda, mulai dari HSX125, Revo series, Vario series, Beat, Scoopy, New Megapro hingga matic terbaru mereka, Spacy-helm in. Namun, dibalik kesuksesan mendominasi pasar tersebut, menurut saya terdapat bahaya laten yang bisa menjadi boomerang bai AHM sendiri. Analisa mudahnya begini, masyarakat kita merupakan konsumen yang gampang tergiur dengan barang yang baru, dan akan langsung membeli jika ada produk baru dikeluarkan, namun perlu diingat juga sekarang masyarakat semakin pintar dan kritis. Mereka pasti akan mempertimbangkan berapa lama nilai “kebaruan” sebuah produk jika setiap bulan akan dikeluarkan produk baru.

Contohnya, jika saya sebagai konsumen motor buatan Honda hendak membeli skutik Beat dengan pertimbangan motornya baru keluar dan fresh namun setelah membeli, tak lama kemudian ada skutik baru diluncurkan oleh Honda, tentunya saya akan merasa motor saya cepat banget menjadi motor jadul, tertutup oleh kemeriahan motor baru. Saya akan sedikit menyesal cepat-cepat membeli Beat. Setelah pengalaman tersebut, saya tentunya akan semakin berpikir dan menimbang lama untuk membeli motor keluaran Honda. Saya tidak mau motor saya jadi cepat “usang” gara-gara banyaknya motor baru yang sekelas yang dikeluarkan oleh Honda. Saya akan cenderung memilih produk yang panjang “usia barunya”.

Contoh kecil di atas seandainya terjadi pada banyak konsumen tentunya akan merugikan Honda sendiri, image Honda sebagai motor yang cepat “kadaluwarsa” membuat konsumen enggan membeli. Yang perlu diketahui adalah, setiap individu manusia pasti ingin dirinya menjadi yang ter- dibanding orang lain.

Semoga bermanfaat

Advertisements