[copas] Ulasan Dynotest Scorpio

Tulisan ini hanyalah salinan dari tulisan di ototrend hasil penuturan Adi Prayitno chief mekanik Banyuwangi Motor di Jl. Undaan Kulon 115-117, Surabaya, yang sengaja saya copas ke blog ini sebagai penambah informasi bagi saya sendiri tentang motor tunggangan, klan scorpio. Sebenarnya tulisan ini mengulas perbandingan Dynotest scorpio dengan Bajaj Pulsar 220, tapi saya hanya ambil informasi tentang Scorpionya saja, karena alasan di atas. Cekibroott>>>

Kapasitas mesin Scorpio Z dihasilkan oleh diameter silinder 70 mm dan stroke 58 mm, mengantongi kapasitas mesin 223 cc. Tipikal mesin over square kerap dijuluki sebagai penerus dinasti RX-King. Tapi kalau cuman modal over square saja, tentu gawat top speed rawan ngedrop. Untuk mengawal penyuka touring, maka perbandingan perbandingan kompresi menganut rendah di angka 9,5 : 1. Sisi lain yang menjadi faktor pendingin, juga didapat dari efek besarnya dimensi kolong mesin, macam kolong rantai camrat.

Kolong ini juga dijadikan sebagai jalur pelarian gas dari second compression, yang dihasilkan oksidasi hubungan gigi serta putaran daun as kruk di crank case. Sehingga suhu tinggi mesin optimal diredam lebih stabil.

Sektor pelumasan yang penting menjadi kebutuhan sport touring, disupport sistem Trochoid. Mekanisnya dibantu oleh 2 gigi model outer dan inner dan digerakkan primary gear. Output sirkulasinya, melayani ke crank shaft, cam shaft, rocker arm, drive axle poros gigi rasio serta main axle. Untuk memastikan murninya peredaran oli mesin ke seluruh penjuru mesin, maka pada mesin Scorpio dilengkapi filter model tabung.

Part pengapian AC-CDI advance, timing pengapian 5 derajat sebelum TMA saat stasioner di 1200 rpm. Ketika rpm naik, timing pengapian maju dengan kurva 6 derajat sampai 12 derajat.

Dengan begitu, peak power mesin Scorpio jadi singkat dicapai. Hal itu juga ditunjang, pemakaian gigi rasio yang dikenal rapat. Gigi 1(36-14), 2(32-19), 3(28-22), 4(26-25) dan 5(23-27).

Tipikal gigi rasionya responsif, sayangnya saat dipacu di top speed, terkesan gigi persneling kurang satu step lagi sebab, vibra yang dihasilkan mesin hebat, saatnya dijadikan 6 speed.

Suplai gas segar dilayani Mikuni BS30 mm sama dengan jenis Scorpio sebelumnya. Tapi sekarang, kabel gas nya dirancang dua tarik ulur atau dikenal dengan istilah pul-pul. Ditujukan untuk menambah akurasi buka tutup throttle valve butterfly dan disempurnakan main jet 110 dan pilot jet 17,5, fokus untuk kebutuhan putaran atas.

Karena torsinya besar, maka Scorpio lebih nyaman untuk penggunaan di perkotaan dengan akselerasinya yang lebih konstan. Selain itu tenaga Scorpio yang juga besar maka untuk long ride turing si ‘kalajengking’ ini juga oke.

Sayangnya untuk mendapatkan torsi maupun tenaga yang besar untuk Scorpio, harus membetot gas lebih dalam karena keduanya diraih di putaran mesin yang tinggi sehingga konsumsi BBM lebih boros daripada Pulsar.

Dengan tenaga yang besar hampir 23 HP dan torsi yang besarnya, 19,25 Nm, maka Scorpio lebih tangguh melibas segala medan termasuk tanjakan dan jalan lurus.

Sumber: http://ototrend.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1271:guide-dynotest-bajaj-pulsar-220cc-vs-new-scorpio-z&catid=79:guides&Itemid=422

Advertisements

14 Comments

  1. Daya Maksimum
    :
    13,4 kW / 8000 rpm
    Torsi Maksimum
    :
    17,5 Nm / 6500 rpm

    = 17.96 HP
    koq di dyno on the whell jadi MANAK 23 HP, dapet lebihnhya dari mana y? heran 😀

  2. waw…. masukan aja bro, sekalian harusnya yang jelas n bisa dipegang ke validan datanya…. seperti hasil scan atau softfile bentuk jpg dari hasil dyno untuk kedua motor :D, kalo kayak diatas yang cuma katanya ntar rawan kritikan negatif karna pemaparan datanya ga bisa dipertanggungjawabkan :D, jadi masukan saya mending dikoreksi lagi sebelum ditampilin n untuk calon artikel2 berikutnya (jadi menghindari cap artikel ngasal) okeee….
    wass

  3. media bayaran dipercaya.
    sekarang cek deh yang award baru2 ini
    masa iya jupiter mx bisa lebih irit dari supra x 125 yang terkenal irit :mrgreen:

    mau taruhan?
    monggo saya tunggu di mototech jogja :mrgreen:

Comments are closed.