Efek Inden Online YZF-R25, Ekspor Ditunda Dan Kapasitas Produksi Ditambah

image
YZF-R25 Predator Black. Yamaha tunda ekspor dan tambah produksi R25

Rideralam.com – Antusiasme masyarakat terhadap motorsport anyar Yamaha, YZF-R25 memang luar biasa. Dengan banderol 53 juta Rupiah, R25 telah dipesan sebanyak 2.667 unit via inden online di web IWantYamahaR25.com. Capaian ini menurut Yamaha Indonesia diluar prediksi.

Menurut mereka target penjualan R25 di inden online sebenarnya adalah diangka 500 unit. Dengan target segitu, kapasitas produksi yang direncanakan yakni 2000 unit dengan rincian 1000 unit untuk pasar domestik dan 1000 unit untuk ekspor tidak akan terganggu. Namun, apresiasi luar biasa di inden online membuat Yamaha Indonesia melakukan reschedule untuk ekspor.

Akhirnya, Yamaha Indonesia membuat kebijakan bahwa kran ekspor untuk sementara dipending dulu dengan memprioritaskan konsumen dalam negeri dulu. Selain itu lini produksi juga ditambah menjadi 3 lini. Jadi, buat brosis yang masih nebet ingin dapat R25 tenang saja, Yamaha Indonesia sudah memprioritaskan brosis nih.

Bisa jadi ini adalah kabar buruk bagi calon konsumen di luar negeri. Yamaha Indonesia yakin akan mendapat protes dari pihak luar soal dipendingnya ekspor R25 ini, namun mereka yakin keputusan ini adalah yang terbaik. Sebab, R25 diproduksi di Indonesia jadi sudah sewajarnya jika pasar Indonesia adalah prioritas utamanya.

Konsumen luar, sabar ye… di sini lagi maruk nih 😀

Baca Juga:
[display-posts tag=r25]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Contact me on:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
whatsapp: +628 77 1 2727 000

Advertisements

15 Comments

  1. I was curious if you ever considered changing the layout
    of your website? Its very well written; I love what youve got to say.
    But maybe you could a little more in the way of content so
    people could connect with it better. Youve
    got an awful lot of text for only having one or two pictures.
    Maybe you could space it out better?

Comments are closed.