Horeee….Si Pio “bertangan” Byson

Ternyata iseng-iseng berbuah hasil juga. Hari ini karena tidak ada jadwal ke sekolah, saya iseng-iseng keliling seputaran kota Situbondo dan coba nanya-nanya lagi ke dealer Yamaha atau ke toko-toko spare part. Tujuannya cuma satu, mencari ketersediaan stang Byson, seperti yang saya tulis kemarin. Kenapa saya bilang iseng, lha wong beberapa hari yang lalu saya nanya ke tempat-tempat tersebut mereka bilang tidak ada stok part untuk stang Byson, makanya pada perjalanan kali ini (wuih…bahasane) tidak terlalu berharap bisa menemukan “sosok” most wanted for me tersebut.

Stang Byson

Tujuan pertama ke dealer Yamaha depan POM Panji, mereka bilang belum ada stang Byson di stok spare partnya. Jawaban yang sudah saya duga hehehe….mereka menawarkan untuk pesan dulu paling ce[at 1 minggu, paling lambat 2 minggu, ya saya iyakan saja ga pake DP ini heheheh (lagi). Tujuan berikutnya toko-toko spare part dan aksesoris untuk modif motor, jawabannya sama dan saya tidak mencoba untuk inden, knp? males saja mending inden di dealer resminya. Setelah muter-muter (tapi ga pusing koq) beberapa toko dan dealer-dealer Yamaha yang lebih kecil, jawabannya sama stang Byson belum ada.

Akhirnya merasa jalan-jalannya dah cukup untuk meyakinkan saya bahwa stang Byson benar2 belum ada, saya pulang dengan santai ditemenin Si Pio 60-89 km/jam saja jalannya. Pas lewat dealer Yamaha yang depan SMU 1 Situbondo, mampir (tujuan terakhir karena searah pulang) dan tanya ke mas penjaga toko spare partnya “Mas, ada stang Byson” sambil senyum pastinya, lah dalah..jawabannya bikin saya makin lebar senyumnya “Ada Mas!” wuaahh….mantabs, pucuk dicinta ulampun tiba. Tanpa nego (kayaknya harga kalau di dealer ga bisa ditawar deh, makanya ga nego) dengan harga Rp. 55.000,- dapat satu stang Byson original dalam plastik bertuliskan YAMAHA Genuine Part. Ternyata lagi, masih ada 2 stok stang Byson lagi di sana (ayo mas bro yang butuh segera berangkat).

Nih dia yang dicari-cari

Segera deh pergi ke bengkel terdekat (saking senengnya sampe lupa ga minta pasangin sekalian ke mekanik dealernya hihihihii…) yang ada di depan lapangan PG wringin anom. 30 menit menunggu, terpasang sudah “tangan” baru si Pio, tangan saudara mudanya a.k.a. Byson hehehe….

"tangan baru" Si Pio

Makin gahar deh tongkrongan si Pio, riding positionnya semakin membuat tangan saya bisa lurus (soalnya termasuk tangan panjang nih) dan badan masih bisa tegak tanpa bungkuk. Namun, masih mencari-cari posisi kemiringan stang yang paling enak, soalnya pas jalan agak lama aga kurang nyaman posisi tangan, maklum masih baru. Dan satu lagi yang masih saya pingin tanya ke bro semua, stang Byson kan besi yang bolong tengahnya, nah saya ingin tanya apa solusi agar bolongan itu bisa tertutup ya? biar ga kemasukan air atau biar ga lepas handgripnya.

bolong, bukan besi utuh seperti stang ori Si Pio
Advertisements

13 Comments

    • hehehe….maunya cover engine yang besar yang nutup sampe sirip depan, biar kayak fairing. Masalahnya kalau serius nyarinya nyaris selalu ga nemu, harus iseng2 hehehe

  1. besi bolongnya itu tempat staboliser setang oom, orang variasi biasa sebut jalu stang.
    gunanya untuk meminimalkan vibrasi mesin ke tangan pengendara ๐Ÿ™‚

    salam kenal:)

Comments are closed.