Mau Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS Injeksi? Beli Dulu Yang Karbu….!!

[ilustrasi] Injector Plug
[ilustrasi] Injector Plug
Era injeksi semakin nyata brosis. Untuk roda 4 mungkin teknologi injeksi sudah lama bergaung, tapi untuk roda 2, terutama di Indonesia, baru beberapa tahun terakhir teknologi semburan bahan bakar ini booming. Tidak lain karena bakalan diterapkannya standar Euro 3 sebagai batas minimal emisi gas buangan oleh pemerintah Indonesia per-Agustus 2013 nanti. Lalu, apakah Euro 3 mengharuskan teknologi injeksi yang diaplikasikan? Atau Injeksi adalah Euro 3? Tidak gampang menjawabnya, walau tidak sulit juga untuk menerangkannya. Tetapi yang pasti teknologi lawas (baca karburator) pada motor-motor lawas menurut si pembuat sudah tidak mampu ikut Euro 3, jadi mereka migrasi ke teknologi injeksi.

Honda, Yamaha, Suzuki sudah mulai melakukan itu, bahkan termasuk Kawasaki. Memang, masih ada beberapa produk lawas mereka yang masih mengandalkan karbu, banyak alasan mempertahankan itu, misalnya produknya yang kadung laris dan belum ada kompetitor, jadi mereka santai-santai saja untuk melakukan migrasi. Tetapi mereka sudah punya timeline sendiri untuk kapan mulai migrasi seluruhnya ke teknologi injeksi. Bahkan, pabrikan India semacam Bajaj pun sebenarnya ingin menginjeksikan produk anyarnya kelak, apalagi mereka sekarang menggandeng Kawasaki dalam memasarkan produknya. Lho, koq bisa bukannya kuda besi anyar mereka, Pulsar 200NS masih karbu? Betul…. tapi coba deh perhatikan pernyataan berikut seperti dikutip dari okezone:

“Kita akan menginjeksikan Pulsar 200NS hanya saja belum bisa menentukan kapan waktunya,” Yusuke Shimada Assistant General Manager, Marketing Division KMI usai peluncuran Pulsar 200NS di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta.
Lebih lanjut Shimada mengatakan proses penginjeksian Pulsar 200NS bisa dapat dengan cepat dilakukan jika target penjualan terpenuhi dan permintaan model injeksi sangatlah banyak.

Nah lho, benar kan kalau P200NS nantinya bakalan diinjeksikan? Jadi, agak aneh juga kalau kita masih bela-belain karbunya si P200NS, lha wong mereka sendiri sebenarnya ingin migrasikan si 23 bhp itu jadi injeksi. Pengaruh Kawasaki-kah? Boleh jadi, tetapi intinya tetap injeksi menjadi sebuah pilihan ke depan. Walaupun sebenarnya mau injeksi kek atau karbu kek sama saja asalkan emisi gas buangan hasil pembakarannya sudah sesuai syarat minimal Euro 3, tetapi kalau bisa lebih baik lagi mengapa tidak?

Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS. Versi Injeksinya Nunggu Karbunya Laris
Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS. Versi Injeksinya Nunggu Karbunya Laris

Tapi, memang rada menyebalkan juga sebenarnya jika melihat alasan mereka jika nantinya akan menginjeksikan P200NS, “jika target penjualan terpenuhi dan permintaan model injesi sangatlah banyak”. See, berarti konsumen dan pasar tanah air mereka anggap sebagai laboratorium ekonomi raksasa. Namanya laboratorium, ya berfungsi sebagai tempat ujicoba, dan suka tidak suka itulah yang kita alami (kita? lo kali hahaha…), tidak bisa protes lha wong kita bukan produsen kok 😀

Jadi, mau ngarep P200NS injeksi? Beli dulu…..

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Advertisements

8 Comments

Comments are closed.